Kompas.com - 24/04/2018, 16:53 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Senat Amerika Serikat (AS) memberikan persetujuan kepada Mike Pompeo sebagai Menteri Luar Negeri yang baru.

Pompeo menggantikan Rex Tillerson yang dipecat oleh Presiden Donald Trump pada 13 Maret yang lalu.

Radio Free Europe memberitakan Selasa (24/4/2018), meski disetujui, namun hasil pemungutan suara yang dilakukan terbilang alot. Pompeo hanya menerima 11 banding 9.

Yang mengejutkan, Senator Chris Coons yang notabene politisi Partai Demokrat memutuskan untuk menyatakan "Ya" kepada Pompeo.

Awalnya, Coons memilih untuk abstain. Namun, dia kemudian berubah pikiran setelah Senator Johnny Isakson dari Partai Republikan tidak datang.

Baca juga : Mengenal Mike Pompeo, Direktur CIA yang Dipilih Trump Jadi Menlu AS

Diberitakan The Guardian, meski Isakson menyatakan setuju, sebagai senator dia diharuskan hadir secara langsung untuk memberikan suaranya.

Sebelumnya, politisi asal Delaware itu termasuk barisan yang menentang pencalonan mantan Direktur Dinas Intelijen Pusat (CIA) tersebut.

Coons sempat menyatakan, keberadaan Pompeo bakal memperkuat kebijakan Trump yang "agresif dan berbahaya" tersebut.

Diberitakan Radio Free Europe, Coons tidak memberikan penjelasan apa yang membuatnya berubah pikiran dalam voting itu.

Sama seperti Coons, Senator Rand Paul awalnya juga tidak yakin dengan Pompeo. Paul menyoroti dukungan Pompeo terhadap Perang Irak maupun isu tentang taktik penyiksaan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.