Kebakaran Tempat Karaoke di China Tewaskan 18 Orang

Kompas.com - 24/04/2018, 10:54 WIB
Tangkapan layar dari video insiden kebakaran tempat karaoke di Qingyuan, China, Senin (23/4/2018). (Twitter/Global Times) Tangkapan layar dari video insiden kebakaran tempat karaoke di Qingyuan, China, Senin (23/4/2018). (Twitter/Global Times)

QINGYUAN, KOMPAS.com - Kebakaran tempat karaoke di China pada Selasa (24/4/2018) dini hari menewaskan 18 orang dan melukai lima orang lainnya.

Pihak berwenang menduga tempat karaoke yang terletak di kota Qingyuan, provinsi Guangdong itu, dibakar secara sengaja di bagian ruang tunggunya.

Dilansir dari CGTN, semua korban terluka telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Kebakaran dapat dipadamkan sekitar pukul 12.55 dini hari waktu setempat, kurang dari 1,5 jam sejak polisi menerima laporan insiden kebakaran.

Baca juga : Kecelakaan Bus Wisata di Korea Utara, 32 Turis China Tewas

Diwartakan AFP, investigasi awal menemukan kemungkinan api dipicu oleh tindakan yang disengaja.

"Pihak keamanan sedang melakukan investigasi," kata pejabat di Qingyuan.

Seseorang diduga terlibat pertengkaran, sebelum mengendarai sepeda motor dan menutup pintu gedung, kemudian menyalakan api. Setelahnya, pelaku melarikan diri.

Pernyataan pihak polisi tidak menjelaskan lokasi yang mengalami kebakaran, namun media setempat menyebut tempat karaoke KTV.

Global Times mengunggah video yang menunjukkan kobaran api dari sebuah bangunan.

Berkaraoke merupakan aktivitas populer di China, dengan banyaknya pusat perbelanjaan yang menyediakan tempat karaoke, seperti KTV.

Baca juga : Larangan Impor Sampah oleh China Bikin Negara Maju Kebingungan

Dengan ruang duduk yang lebih besar, ruang karaoke KTV membentang di beberapa lantai bangunan, dengan koridor sempit yang menghubungkan puluhan ruang karaokenya.

Ukuran ruang tunggu tempat karaoke biasanya lebih kecil, dengan hanya satu koridor untuk masuk dan keluar.

Kebakaran yang mematikan menjadi hal yang umum di China, di mana peraturan keselamatan kerap dilanggar dan penegakan hukumnya juga lemah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X