Pemerintah Saudi Wajibkan Pemilik Drone Urus Izin Sebelum Menerbangkannya

Kompas.com - 23/04/2018, 21:45 WIB
Ilustrasi drone yang dilengkapi kamera untuk merekam atau mengambil gambar. THINKSTOCKIlustrasi drone yang dilengkapi kamera untuk merekam atau mengambil gambar.

RIYADH, KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi pada Minggu (22/4/2018) mengeluarkan larangan pengoperasian drone atau pesawat tanpa awak tanpa izin.

Larangan tersebut dikeluarkan hanya sehari setelah terjadinya insiden petugas keamanan kerajaan yang menembak jatuh sebuah drone mainan yang diterbangkan di sekitar istana di ibu kota Riyadh, Sabtu (21/4/2018).

Kementerian Dalam Negeri Saudi meminta kepada para pemilik drone untuk selalu mengurus perizinan sebelum menerbangkannya. Aturan tersebut berlaku hingga pemerintah merampungkan undang-undang terkait penggunaan perangkat tersebut.

Baca juga: Pasukan Saudi Tembak Jatuh Drone Mainan yang Terbang di Dekat Istana

"Kementerian Dalam Negeri meminta kepada pemilik drone untuk mencari perizinan dari kepolisian terdekat sebelum menggunakan perangkat tersebut untuk alasan tertentu di lokasi yang diizinkan," tulis kantor berita pemerintah SPA, dilansir The New Arab, Senin (23/4/2018).

Tidak dijelaskan sanksi yang akan diberlakukan apabila ada seseorang yang kedapatan nekat menerbangkan drone miliknya tanpa izin.

Akhir pekan lalu, Sabtu (21/4/2018), pasukan keamanan Arab Saudi menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak yang diterbangkan tanpa izin ke wilayah sekitar istana kerajaan

Suara tembakan yang dilepaskan petugas bahkan sampai memunculkan isu kudeta. Tidak ada korban yang dilaporkan terjadi dalam insiden tersebut. Namun penyelidikan tetap dilakukan.

Pengamanan di sekitar istana kerajaan semakin ditingkatkan dalam beberapa bulan terakhir menyusul Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang tengah melakukan reformasi sosial dan ekonomi menyambut Visi Arab Saudi 2030.

Kerajaan itu juga tengah terlibat konflik berkepanjangan dengan tetangganya, Yaman, yang dijuluki PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Baca juga: Indonesia Punya Pabrik Drone Pertama di Asia Tenggara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X