Kecelakaan Bus Wisata di Korea Utara, 32 Turis China Tewas

Kompas.com - 23/04/2018, 19:06 WIB
Jalan raya Kaesong menuju Pyongyang, Korea Utara. koreabizwire.comJalan raya Kaesong menuju Pyongyang, Korea Utara.
|

BEIJING, KOMPAS.com - Kecelakaan bus yang terjadi di Korea Utara, Minggu (22/4/2018), menewaskan 32 turis asal China dan empat warga Korea Utara.

Pemerintah China, Senin (23/4/2018) menambahkan, dua lagi warga ngeri itu terluka dalam insiden di sebelah selatan ibu kota Pyongyang.

"Kami masih menyelidiki penyebab kecelakaan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang.

Kemenlu China hanya memberi sedikit rincian terkait insiden tersebut. Namun, stasiun televisi CGTN lewat akun Twitter-nya menyebut bus tersebut jatuh dari sebuah jembatan di Korea Utara.


Baca juga : Mekanik Ditetapkan Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Bus yang Menewaskan 27 Orang

Sementara, stasiun televisi CCTV menyiarkan foto yang memperlihatkan sebuah kendaraan besar terbalik dengan sejumlah kendaraan tim penyelamat dan dokter di tempat itu.

Pemerintah China mendapatkan kabar tragedi tersebut pada Minggu malam dan personel kedutaan besarnya di Pyongyang langsung bergerak ke lokasi kecelakaan.

Kecelakaan itu terjadi di provinsi Hwanghae Utara yang terletak di sebelah selatan Pyongyang dan tak jauh dari perbatasan dengan Korea Selatan.

Di wilayah ini terdapat kota Kaesong yang merupakan ibu kota lama Korea serta menjadi kompleks industri bersama kedua Korea.

Bus yang mengangkut wisatawan ini sedang dalam perjalanan dari Kaesong menuju Pyongyang saat kecelakaan terjadi.

Sejumlah jembatan di Korea Utara memang dikabarkan berkualitas buruk dan bahkan tak bisa digunakan.

Namun, jalur dari Kaesong ke Pyongyang ini merupakan salah satu infrastruktur dengan kualitas terbaik di Korea Utara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X