Dituduh Bunuh Dukun Wanita, Pria Kanada Dicekik oleh Warga di Peru

Kompas.com - 23/04/2018, 14:46 WIB
Olivia Arevalo Lomas, seorang dukun wanita di Peru yang tewas ditembak. Kematiannya membuat sejumlah warga di sana kemudian melakukan aksi pembunuhan terhadap seorang pria Kanada yang dianggap sebagai pembunuh dukun tersebut. CEN via Daily MirrorOlivia Arevalo Lomas, seorang dukun wanita di Peru yang tewas ditembak. Kematiannya membuat sejumlah warga di sana kemudian melakukan aksi pembunuhan terhadap seorang pria Kanada yang dianggap sebagai pembunuh dukun tersebut.

LIMA, KOMPAS.com - Aparat penegak hukum di kawasan terpencil Amazon di Ucayali, Peru, tengah menyelidiki dua kasus pembunuhan yang saling berhubungan.

Olivia Arevalo Lomas, seorang dukun perempuan yang berasal dari Suku Shipibo-Conibo, tewas ditembak pada Kamis pekan lalu (19/4/2018) di desa Victoria Gracia.

Dilansir Daily Mirror Minggu (22/4/2018), Jumat (20/4/2018), seorang pria berkebangsaan Kanada bernama Paul Woodroffe dibunuh.

Jenazahnya dikuburkan sekitar satu kilometer dari rumahnya, dan ditemukan oleh kepolisian setempat Sabtu (21/4/2018).

Ketika jenazah Woodroffe ditemukan, beredar rekaman video di dunia maya berisi pemandangan mengerikan di mana pria 41 tahun itu dicekik oleh warga setempat.

Baca juga : Dituding Dukun Santet, Kakek 75 Tahun Dipukul dengan Batu hingga Tewas

Jaksa Penuntut Ucayali, Ricardo Palma Jimenez berkata, dari hasil otopsi diketahui selain tewas karena luka cekikan, di sekujur tubuh Woodroffe ditemukan luka bekas penyiksaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diwartakan The Guardian, beberapa warga menyalahkan Woodroffe atas kematian Lomas. Sebab, Woodroffe diketahui merupakan salah satu pasien perempuan 81 tahun tersebut.

Ronald Suarez, petinggi masyarakat Sphipibo-Konibo berujar, warga yang bertanggung jawab atas pembunuhan Woodroffe bertindak secara spontan menggunakan keadilan adat.

"Kami memiliki keyakinan kecil terhadap kepolisian yang, secara sering, tidak pernah memproses kejahatan yang menimpa kami," ulas Suarez.

Presiden Dewan Shipibo-Konibo dan Xetebo itu melanjutkan, kematian Lomas merupakan kabar yang menyedihkan bagi masyarakat dengan populasi 40.000 orang tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.