Kompas.com - 23/04/2018, 12:58 WIB
Seorang Hacker sedang membajak salah satu situs. (123RF/ Andriy Popov) Seorang Hacker sedang membajak salah satu situs. (123RF/ Andriy Popov)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan penyedia keamanan siber di Amerika Serikat (AS) melansir, kelompok peretas China diduga menyerang firma senjata di Jepang.

Dilansir South China Morning Post Senin (23/4/2018), FireEye menyatakan kalau para peretas itu merupakan bagian dari kelompok APT 10 yang telah mereka lacak sejak 2009.

Serangan yang dilakukan kelompok tersebut terjadi dua kali. Yakni pada September dan Oktober 2017 lalu.

Dalam menjalankan aksinya, APT 10 menggunakan teknik spear-phishing. Yakni teknik menyebarkan surel yang seolah-olah dari rekan atau organisasi yang dikenal.

Ketua Teknologi FireEye wilayah Asia Pasifik, Bryce Boland berkata, salah satu email yang dipakai APT 10 milik mantan kepala Unesco, Koichiro Matsuura.

Baca juga : Hacker Serang Situs Web Pemerintah Israel

"Kelompok itu mempunyai motif untuk mengumpulkan informasi internal mengenai kebijakan Jepang dalam menyelesaikan masalah di Korea Utara (Korut)," ulas Boland.

Kebetulan, pada September 2017, Korut menuai sorotan dunia karena mereka menggelar uji coba bom hidrogen yang diklaim merupakan senjata terkuat mereka.

Situasi kemudian bertambah panas setelah Pemimpin Korut Kim Jong Un terlibat perang komentar dengan Presiden AS Donald Trump.

Trump menjuluki Kim sebagai "Si Pria Roket". Adapun Kim membalas presiden 71 tahun itu dengan sebutan "orang tua yang punya penyakit mental".

AS dan Jepang selama ini melakukan koordinasi untuk memberikan tekanan kepada Korut. Adapun China ingin menghindari bentrokan yang terjadi di perbatasannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X