Gelar Konser Perayaan Ultah Hitler, Dua Pria Polandia Ditahan

Kompas.com - 23/04/2018, 10:32 WIB
Anggota kelompok neo-Nazi Polandia dilaporan sebuah stasiun televisi swasta lokal merayakan ulang tahun Adolf Hitler. TVN24 via Times of IsraelAnggota kelompok neo-Nazi Polandia dilaporan sebuah stasiun televisi swasta lokal merayakan ulang tahun Adolf Hitler.

WARSAW, KOMPAS.com - Pihak berwenang di Polandia menahan dua pria yang diduga menyebarkan fasisme dengan mengorganisir konser perayaan hari ulang tahun pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler.

Dilansir dari AFP, Minggu (22/42018), dua pria yang belum diidentifikasi itu ditahan dalam serangkaian aksi razia di Dizerzonioiw, pada Sabtu (21/4/2017) malam waktu setempat.

"Dua pria, yang mengorganisir penyelenggaraan konser diinterogasi, dan ditahan," kata juru bicara kantor kejaksaan setempat Tomasz Opepuk.

Baca juga : Biografi Tokoh Dunia: Adolf Hitler, Pria Austria Pemimpin Nazi Jerman

Ada sekitar 100 orang yang hadir dalam konser tersebut, di mana polisi menyita atribut neo-fasis, seperti bendera dan spanduk.

Ideologi totaliter seperti fasisme, komunisme dan kebencian etnis atau rasial dilarang di Polandia. Negara itu masih bergulat dengan memori pendudukan Nazi.

Pelanggaran terhadap larangan tersebut dapat membawa seseorang menerima hukuman hingga dua tahun penjara.

Razia di Dzierzoniow terjadi ketika ratusan orang neo-Nazi berkumpul pada Jumat (20/4/2018), tepat pada hari kelahiran Adolf Hitler, di atas perbatasan di kota Ostritz di Jerman timur.

Warga dan kelompok anti-fasis melancarkan aksi protes menentang perayaan tersebut.

Baca juga : Hari Ini dalam Sejarah: Pemberontakan Yahudi Polandia terhadap Nazi

Sebelumnya, pada Januari lalu, jaksa Polandia menuntut tiga orang karena diduga menyebarkan Nazisme, setelah rekaman kamera tersembunyi dari kelompok yang merayakan ulang tahun Adolf Hitler memicu kegemparan publik.

Perang Dunia II meletus ketika Nazi Jerman menginvasi Polandia pada September 1939.

Sekitar enam juta warga Polandia, separuhnya adalah orang Yahudi, tewas di bawah pendudukan Nazi yang berlangsung hingga 1945.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X