ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 57 Orang di Kabul

Kompas.com - 23/04/2018, 09:55 WIB
Penduduk Afghanistan memeriksa lokasi ledakan bim bunuh diri di luar pusat pendaftaran pemilih pemilu legislatif di Kabul, Minggu (22/4/2018). (AFP/Shah Marai) Penduduk Afghanistan memeriksa lokasi ledakan bim bunuh diri di luar pusat pendaftaran pemilih pemilu legislatif di Kabul, Minggu (22/4/2018). (AFP/Shah Marai)

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) mengklaim serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, pada Minggu (22/4/2018).

Dilansir dari BBC, juru bicara ISIS mengatakan seorang pelaku bom bunuh diri mengenakan sabuk peledak telah menargetkan pusat resgistrasi pemilih, yang berada di daerah Dashte Barchi di Kabul barat.

ISIS mengklaim serangan tersebut melalui media propagandanya, Amaq.

Ledakan bom bunuh diri itu terjadi di luar pusat pendaftaran pemilih pemilu legislatif yang menewaskan 57 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

AFP melaporkan, sebanyak 119 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Baca juga : Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Afghanistan Bertambah Jadi 31 Orang

Keamanan jelang pemilu legislatif yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2018 terus dipertanyakan.

Serangan fatal serupa yang dilakukan oleh anggota kelompok ISIS terjadi pada 21 Maret 2018. Seorang pelaku bom bunuh diri menyerang perayaan Tahun Baru Persia dan membunuh 33 orang.

Ledakan pada Minggu kemarin membuat masyarakat enggan berpartisipasi pada pemilu legislatif.

Anggota keluarga korban mengkritik pemerintah yang gagal melindungi orang yang mereka sayangi dan penduduk lainnya.

"Kesabaran kami sudah habis. Pemerintah harus bertanggung jawab atas nyawa orang tidak bersalah yang hilang setiap hari," kata Hussain, yang sepupunya terluka akibat ledakan tersebut.

"Tidak ada yang bakal ikut memilih," tambahnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X