Pelaku Penambakan di Nashville Pernah Terobos Keamanan Gedung Putih

Kompas.com - 23/04/2018, 09:13 WIB
Sebanyak 4 orang tewas dan 2 lainnya terluka dalam insiden penembakan terjadi di restoran Waffle House, Nashville, Amerika Serikat, Minggu (22/4/2018) dini hari.  (Twitter/Kepolisian Metropolitan Nashville) Sebanyak 4 orang tewas dan 2 lainnya terluka dalam insiden penembakan terjadi di restoran Waffle House, Nashville, Amerika Serikat, Minggu (22/4/2018) dini hari. (Twitter/Kepolisian Metropolitan Nashville)

NASHVILLE, KOMPAS.com - Pelaku penembakan di sebuah restoran di Nashville, Amerika Serikat, Travis Reinking, pernah ditahan karena masuk ke area kompleks Gedung Putih tanpa izin pada Juli 2017.

Agen khusus penahanan dari satuan pengawal presiden atau Secret Service di Nashville, Todd Hudson, mengatakan Reinking telah diminta untuk meninggalkan area masuk pejalan kaki di sekitar Gedung Putih, namun dia menolaknya.

Diwartakan CNN, Senin (23/4/2018), saat itu, Reinking mengaku harus masuk ke Gedung Putih untuk berbicara dengan presiden.

Tak menyerah, dia menyatakan kepada petugas di Gedung Putih bahwa dia merupakan warga negara yang berdaulat dan memiliki hak untuk masuk ke Gedung Putih.


"Dia ingin bertemu dengan presiden," kata Hudson.

Karena tidak diperbolehkan, Reinking memukul petugas dan berlari melewati penghalang keamanan.

"Lakukan apa yang perlu Anda lakukan. Tangkap saya kalau itu harus," kata Reinking, berdasarkan laporan dari Secret Service.

Reinking ditangkap, namun dia menolak untuk meninggalkan area sehingga harus ditahan dan dikenai pelanggaran masuk tanpa izin.

Dalam catatan pengadilan, Reinking menandatangani perjanjian penuntutan yang ditangguhkan menjadi program layanan masyarakat pada 26 Juli 2017.

Pada 17 November 2017, pengadilan memutuskan Reinking telah berhasil menyelesaikan program dan kasusnya digugurkan.

Baca juga : Polisi AS Masih Buru Pria Setengah Bugil yang Tembak Mati 4 Orang

Tak lama setelah pembebasannya, Reinking diinterogasi oleh Biro Penyelidik Federal (FBI) di Illinois, di mana dia tinggal pada saat itu.

Pihak berwenang mencabut izin kepemilikan senjata api dan menyita empat senjata, antara lain pistol Kimber 9 mm, senapan serbu Bushmaster AR-15, senapan kaliber CZ-AS.22, Remington 710, dan amunisi acak.

Senapan AR-15 yang terdaftar merupakan senjata yang sama dia gunakan untuk menembak mati empat orang di restoran Waffle House, Nashville, Minggu (22/4/2018) dini hari.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X