Trump: Keputusan Korut Hentikan Tes Nuklir adalah Berita Baik

Kompas.com - 22/04/2018, 19:30 WIB
Presiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). (AFP/Win McNamee) WIN MCNAMEEPresiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). (AFP/Win McNamee)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut baik keputusan Korea Utara untuk menghentikan uji coba nuklirnya.

"Korea Utara telah setuju untuk menghentikan semua tes nuklirnya dan menutup pusat uji coba. Ini adalah berita yang sangat baik untuk Korea Utara dan dunia," kicau Trump melalu akun Twitter-nya, Sabtu (21/4/2018).

"Kemajuan yang pesat. Siap menyambut rencana pertemuan kita," tambahnya.

Adapun pengumuman mengejutkan Korut ini mengutip hasil pertemuan Komite Pusat Partai Buruh bahwa negeri komunis itu tidak akan melanjutkan pengembangan nuklirnya.

"Sebagai wujud komitmen, kami akan menutup fasilitas uji coba nuklir kami di utara," bunyi kantor berita Korut KCNA merujuk kepada situs nuklir Punggye-ri.

Di sisi lain, pemimpin Korut Kim Jong Un menyatakan, dunia telah mengakui persenjataan nuklir yang mereka kembangkan.

"Karena itu, kami sudah tidak memerlukan lagi segala uji coba nuklir untuk rudal balistik antar-benua (ICBM), baik jarak menengah maupun jauh," ucap Kim, dilansir Sky News.

Keputusan ini juga mendapat sambutan hangat dari negara tetangga Korut di Asia Timur.

Kantor Kepresidenan Korsel, melalui pernyataan resmi, menyambut baik keputusan tersebut.

"Keputusan ini bakal menciptakan pengaruh positif jelang pertemuan antar-Korea, maupun pertemuan Utara dengan AS," katanya.

Kedua pemimpin Korea dijadwalkan akan bertemu 27 April 2018, sedangkan Kim dan Trump direncanakan bertemu akhir Mei atau awal Juni.

China yang merupakan sekutu dekat Korut menyatakan, keputusan Korut itu bakal membantu proses denuklirisasi di kawasan tersebut.

Baca juga: Korut Hentikan Aktivitas Nuklir, Ini Kata Negara Tetangga

Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang, pemerintahan Presiden Xi Jinping bakal mendukung dialog dan konsultasi yang dilakukan Korut.

"China yakin penghentian aktivitas nuklir itu demi mendorong ekonomi dan menaikkan standar hidup rakyatnya," tutur Lu.

Jepang memilih lebih berhati-hati menyambut pengumuman itu. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan, pengumuman tersebut merupakan langkah yang positif.

"Namun, yang paling penting adalah terdapat aksi denuklirisasi menyeluruh dan nyata. Saya ingin menekankan hal itu," kata Abe.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X