Pemerintah Suriah Temukan Kuburan Massal di Bekas Wilayah ISIS

Kompas.com - 22/04/2018, 10:13 WIB
Kota Raqqa, Suriah utara, yang menjadi ibu kota kekhalifahan ISIS, kini telah hancur dan ribuan militan telah meninggalkan kota itu setelah kehilangan wilayahnya. Kota itu jatuh ke tangan pasukan Kurdi yang didukung AS. Reuters via The Guardian Kota Raqqa, Suriah utara, yang menjadi ibu kota kekhalifahan ISIS, kini telah hancur dan ribuan militan telah meninggalkan kota itu setelah kehilangan wilayahnya. Kota itu jatuh ke tangan pasukan Kurdi yang didukung AS.

RAQA, KOMPAS.com - Pejabat daerah di Suriah menemukan kuburan massal yang berisi 50 jenazah di bekas markas kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) di Raqqa, Sabtu (21/2/2018).

Sebagai bekas "ibu kota" kelompok ISIS di Suriah utara itu, Raqqa menjadi saksi terusirnya anggota kelompok ekstremis oleh Pasukan Demokratik Suriah yang didukung Amerika Serikat (SDF) pada Oktober 2017.

Pejabat senior Dewan Sipil Raqqa, Abdallah al-Eriane, mengatakan kuburan massal yang ditemukan tersebut dapat memuat hingga 200 jasad.

Baca juga : Pengadilan Irak Hukum Mati 300 Orang Terkait ISIS

Kuburan massal terletak di bawah lapangan sepak bola, dekat dengan rumah sakit di mana anggota ISIS berada, sebelum diusir dari kota.

"Kuburan itu tampaknya satu-satunya tempat yang tersedia untuk pemakaman, dan dilakukan dengan tergesa-gesa," katanya.

"Para anggota kelompok ISIS bersembunyi di rumah sakit," ucap al-Eriane.

Dia menambahkan, beberapa jasad memiliki tanda yang bertuliskan nama-nama samaran mereka, sementara warga sipil ditandai dengan nama pertama mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, Suriah dan Irak kerap menemukan kuburan massal di wilayah yang sebelumnya ditinggali oleh para anggota ISIS.

Pada Februari lalu, pasukan Suriah menemukan kuburan massal yang berisi sisa-sisa jenazah dari 30 orang yang dibunuh ISIS di Raqqa. Dua temuan sebelumnya juga ditemukan dalam waktu yang berdekatan.

Baca juga : AS akan Serahkan Seorang Warga Negaranya yang Terlibat ISIS ke Negara Ketiga

Kelompok ISIS memproklamasikan "kekhalifahan" atas wilayah Suriah dan Irak pada 2014. Namun, kini mereka kehilangan hampir semua daerah kekuasaannya.

ISIS bertanggung jawab atas beberapa kekejaman selama terornya masih berlangsung, termasuk eksekusi massal dan pemenggalan kepala.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Internasional
Close Ads X