Biarawati Pahlawan saat Perang Dunia II Meninggal di Usia 103 Tahun

Kompas.com - 21/04/2018, 19:21 WIB
Suster Agnes-Marie Valois, biarawati yang menjadi pahlawan selama Perang Dunia II, ketika menghadiri 70 tahun Peringatan Penyerbuan Dieppe pada 19 Agustus 2012. AFP via BBCSuster Agnes-Marie Valois, biarawati yang menjadi pahlawan selama Perang Dunia II, ketika menghadiri 70 tahun Peringatan Penyerbuan Dieppe pada 19 Agustus 2012.

DIEPPE, KOMPAS.com - Seorang biarawati asal Perancis yang menjadi pahlawan selama Perang Dunia II dilaporkan meninggal dunia.

BBC dan AFP melaporkan Sabtu (21/4/2018), Suster Agnes-Marie Valois meninggal dunia dalam usia 103 tahun. Kabar itu disampaikan pejabat kota Dieppe.

"Bendera setengah tiang bakal dikibarkan sebagai bentuk penghormatan terhadap kematiannya," ujar pejabat Dieppe tersebut.

Lahir di Rouen Seine-Inferior, sebuah kota di kawasan Normandy pada 1914, Valois masuk menjadi biarawati di Hotel-Dieu 23 tahun sesudahnya.

Sempat bergabung dengan Palang Merah, Valois merupakan satu dari 10 biarawati Ordo Augustinian yang dikerahkan untuk merawat tentara saat Pertempuran Dieppe.

Baca juga : Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Pada 19 Agustus 1942, sekitar 6.100 pasukan Sekutu yang terdiri dari Kanada dan Inggris mencoba menyerbu kota pelabuhan Dieppe.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, serangan bertajuk Operasi Jubilee tersebut gagal total. Pasukan Sekutu dihadang oleh senapan mesin serdadu Nazi Jerman.

Akibatnya, hanya dalam waktu enam jam, 3.367 tentara Sekutu tewas maupun tertawan. Sebagian besar di antaranya merupakan personel Kanada.

"Itu bukanlah perang. Itu adalah pembantaian," kenang Valois saat itu. Dia kemudian mengabdikan diri untuk merawat pasukan yang terluka dalam penyerbuan itu.

Dedikasi serta perhatian yang diberikan oleh Valois selama perang menjadikannya legenda. Valois kemudian mendapat julukan "Malaikat Dieppe". Adapun AFP melaporkannya sebagai "Malaikat Putih".

Pada salah satu kisah, Valois pernah berdiri di antara seorang tentara Kanada yang terluka dan perwira Jerman yang mengacungkan pistol.

Konon, Valois berkata bahwa perwira Jerman tersebut harus menembak dirinya jika ingin membunuh serdadu Kanada yang terluka itu.

Kemudian di 2010, Valois berkisah kalau dia pernah diminta seorang tentara yang terluka untuk menciumnya seperti yang dilakukan ibu si tentara tersebut.

"Ketika saya melakukannya, beberapa saat kemudian tentara itu meninggal," kenang Valois pada saat itu.

Sering, Valois mengambil risiko dengan mengambil ransum makanan Jerman untuk memberi makan tentara Kanada maupun Inggris yang terluka.

Pensiunan perwira Kanada, Kapten Tim Fletcher berkata kepada National Post, Valois dicintai dan mencintai prajurit Kanada itu.

"Setiap kali dia bertemu dengan seseorang yang dikenalnya sebagai "Kanada-nya", maka dia bakal tersenyum lebar," kata Fletcher.

Atas jasanya, Pemerintah Perancis mengganjarnya dengan penghargaan Order of Merit di 1992, serta gelar Ksatria di Legiun Kehormatan 1996.

Oleh Pemerintah Kanada, Valois menerima penghargaan Medali Pelayanan Kanada pada 1996. Setiap tahun, dia selalu menghadiri peringatan Penyerbuan Dieppe.

Baca juga : Singkirkan Bom Era Perang Dunia II, Berlin Lakukan Evakuasi Massal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.