Kompas.com - 21/04/2018, 15:26 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Pasukan Israel menembak mati empat pengunjuk rasa Palestina yang ikut serta dalam aksi protes di Jalur Gaza, Jumat (20/4/2018).

Diberitakan Al Jezeera, salah satu dari empat korban tewas adalah seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun.

Adapun korban tewas diidentifikasi sebagai Mohammed Ibrahim Ayyoub (15), Ahmed Rashad (24), Ahmed Abu Aqil (25), dan Saad Abdul Majid Abdul-Aal Abu Taha (29).

Selain empat korban tewas, Kementerian Kesehatan Palestina mencatat ada sekita 729 orang lainnya terluka.

Baca juga : Menhan Israel: Aksi Sniper Tembak Warga Palestina Layak Dapat Medali

Menurut catatan, mereka terluka karena tembakan tentara Israel, menghirup gas air mata, atau menderita cedera lain sehingga membutuhkan perawatan.

Pekan ini, 10.000 warga Palestina berkumpul di jalur Gaza untuk melakukan demonstrasi masal.

Dalam aksi yang dijuluki Great March of Return itu, para demonstran bergerak dari jalur Gaza ke perbatasan Israel.

Lewat aksi tersebut, warga Palestina menuntut hak untuk kembali ke tanah kelahiran mereka setelah diusir pasukan Israel usai Perang 1948.

Tidak hanya itu, para pengunjuk rasa mengeluhkan blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang menyebabkan kemiskinan wilayah tersebut.

Aksi ini merupakan demontrasi keempat yang digelar penduduk Palestina sejak akhir Maret lalu. Menurut informasi, aksi ini akan terus dilakukan hingga 15 Mei 2018.

Baca juga : Ancaman Penembakan Tak Goyahkan Protes Warga Palestina di Jalur Gaza

Berdasarkan  data Kementerian Kesehatan Palestina, aksi demonstrasi yang digelar sejak akhir Maret kini telah menewaskan 39 orang dan 4.000 orang terluka.

Aksi kekerasan pasukan Israel yang menewaskan puluhan pendemo Palestina sudah dikecam dunia internasional.

Meski begitu, Israel tetap kukuh dengan keputusannya dan tetap menempatkan para penembak jitu di sepanjang perbatasan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Jazeera


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.