Nuklir di Mata Kim Jong Un: Senjata Berharga hingga Kunci Ekonomi

Kompas.com - 21/04/2018, 14:14 WIB
Foto bertanggal 20 April 2018 yang dirilis media Korea Utara (KCNA) itu memperlihatkan Kim Jong Un memberikan pidato dalam Rapat Pleno Ketiga Komite Pusat Partai Buruh di Pyongyang. KCNA VIA KNS/AFPFoto bertanggal 20 April 2018 yang dirilis media Korea Utara (KCNA) itu memperlihatkan Kim Jong Un memberikan pidato dalam Rapat Pleno Ketiga Komite Pusat Partai Buruh di Pyongyang.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Dalam pertemuan Komite Pusat Partai Buruh Jumat (20/4/2018), Kim Jong Un membuat keputusan mengejutkan.

Pemimpin Korea Utara (Korut) tersebut mengumumkan untuk menghentikan pengembangan serta uji coba persenjataan nuklirnya.

Melalui reportase media pemerintah Korut KCNA, sebagai wujud komitmennya, Kim menyatakan bakal menutup situs Punggye-ri.

Keputusan Kim tersebut merupakan rangkaian dari usaha untuk mendinginkan situasi politik di Semenanjung Korea.

Diwartakan kantor berita AFP Sabtu (21/4/2018), berikut merupakan kutipan perkatan Kim selama pertemuan Partai Buruh.

Baca juga : Kim Jong Un Putuskan untuk Menghentikan Tes Nuklir

1. Senjata Berharga
Kim memulai pidatonya dengan memuji pembangunan senjata nuklir di Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), nama resmi Korut, sebagai "kemenangan yang ajaib".

"Perjuangan rakyat DPRK yang sampai mengencangkan ikat pinggang mereka demi menciptakan senjata berharga ini merupakan kesuksesan tak terhingga," tutur Kim.

Pemimpin yang diyakini berusia 34 tahun itu mendeskripsikan senjata nuklir sebagai jaminan bagi generasi mendatang untuk menikmati hidup di dunia.

Kim melanjutkan, saat ini tidak menggelar tes nuklir maupun rudal balistik merupakan prioritas utama negeri komunis tersebut.

"Pekerjaan uji coba pemasangan nuklir sebagai hulu ledak di rudal balistik telah selesai," lanjut pemimpin yang berkuasa sejak 2011 tersebut.

Baca juga : Dipaksa Kembali, Ilmuwan Nuklir Korut yang Membelot Bunuh Diri dengan Racun

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X