Kim Jong Un Putuskan untuk Menghentikan Tes Nuklir

Kompas.com - 21/04/2018, 12:09 WIB
Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui. REUTERS/KCNAFoto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pengumuman mengejutkan disampaikan oleh Korea Utara ( Korut). Disampaikan media pemerintah KCNA, mereka memutuskan untuk menghentikan aktivitas nuklirnya.

Dilansir dari Yonhap, mengutip hasil pertemuan Komite Pusat Partai Buruh, negeri komunis itu tidak akan melanjutkan pengembangan nuklir per Sabtu (21/4/2018) ini.

Adapun pertemuan tersebut diadakan untuk mendiskusikan "arah baru" kebijakan yang bakal diambil Korut di masa depan.

"Sebagai wujud komitmen, kami akan menutup fasilitas uji coba nuklir kami di utara," ulas KCNA merujuk kepada situs Punggye-ri.

Baca juga : Trump Akui Bos CIA Temui Kim Jong Un di Pyongyang

Dalam pidatonya, Pemimpin Korut Kim Jong Un berkata kalau dunia telah mengakui persenjataan nuklir yang mereka kembangkan.

"Karena itu, kita sudah tidak memerlukan lagi segala uji coba nuklir untuk rudal balistik antar-benua (ICBM) baik jarak menengah atau jauh," ucap Kim dilansir Sky News.

Keputusan Korut itu disambut baik oleh tetangganya, Korea Selatan (Korsel). Mereka menyatakan kalau kabar itu menunjukkan perkembangan dalam proses denuklirisasi di Semenanjung Korea.

"Kabar itu bakal berkontribusi terhadap situasi kondusif dan positif jelang pertemuan antar-Korea pekan depan," ujar Cheong Wa Dae, Kantor Kepresidenan Korsel.

Selain Korsel, para pemimpin dunia yang menaruh perhatian kepada Korut juga bersuara. Antara lain Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

PM 63 tahun itu mengatakan bahwa keputusan Korut untuk tidak melakukan uji coba nuklir merupakan sebuah langkah maju.

"Namun, yang paling penting adalah terdapat aksi denuklirisasi menyeluruh dan nyata. Saya ingin menekankan hal itu," ujar Abe.

Adapun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kicauannya di Twitter menyebut janji Korut adalah sebuah kabar baik bagi dunia.

"Kim Jong Un juga menyatakan pesan bakal menutup situs nuklirnya. Sebuah perkembangan tengah dilakukan!" ucap Trump.

Adapun Kim dan Trump dijadwalkan untuk menggelar perundingan pada Mei atau awal Juni mendatang dengan lima lokasi dipertimbangkan sebagai tempat pertemuan.

Baca juga : Korut Dikabarkan Uji Coba Reaktor Nuklir Multiguna Baru

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X