Kompas.com - 20/04/2018, 23:35 WIB

DUNDEE, KOMPAS.com - Seorang ibu muda asal kota Dundee, Skotlandia berduka setelah bayinya yang baru berusia 18 bulan meninggal dunia akibat tertimpa boneka beruang.

Dexy Leigh Walsh tak mengira boneka beruang yang diletakkannya di sisi ranjang bayi agar mencegah putrinya, Connie Rose, dari terjatuh justru menjadi penyebab anaknya meninggal.

Dexy terkejut saat pertama menemukan putrinya itu sudah tidak bernyawa di bawah boneka beruang itu. Dia pun kini ingin mengingatkan kepada orangtua lainnya agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

Dexy mengingat kembali kejadian pada 6 Maret tersebut yang telah mengubah hidupnya.

Baca juga: Polisi Lalu Lintas di Kota Ini Selalu Bawa Boneka Beruang di Mobil Patroli

Melalui media sosial Facebook, Dexy membuat sebuah halaman dengan namanya putrinya. Di sana dia menuliskan tentang bahaya mainan anak di tempat tidur.

"Saya ingin setiap orangtua melihat dan menyadari hal ini sebelum terlambat," tulis Dexy.

"Lebih baik membiarkan mereka (anak-anak) jatuh. Jangan mencoba menjejali celah-celah kecil di tempat tidur mereka dengan benda-benda. Biarkan saya kosong," tambahnya.

Dalam tulisannya, Dexy mengaku sangat menyesali tindakannya yang meletakkan semua boneka mainan putrinya di samping bayinya yang sedang terlelap.

"Penyesalan terbesar dalam hidup saya," tulisnya dikutip New York Post.

"Mereka tidak membutuhkan apa pun di tempat tidur mereka selain sebuah selimut. Bahkan bantal pun tidak diperlukan. Saya berharap kisah tragis putri kecil saya dapat menyelamatkan nyawa anak-anak lainnya," lanjut Dexy dalam tulisannya.

Dexy menuliskan, dia menempatkan sejumlah boneka beruang yang ditumpuk di satu sisi ranjang bayi.

Baca juga: 740 Boneka Teddy Bear Jadi Simbol Ratusan Ribu Pengungsi Anak Suriah

Bermaksud mencegah putrinya terjatuh, boneka-boneka tersebut justru menimpa tubuh kecil putrinya dan membuatnya sesak napas.

"Sekarang saya hanya bisa berandai-andai, jika saja saya membiarkan celah kecil itu, mungkin putri kecil saya hanya akan mengalami benjolan kecil. Tapi itu semua hanya tinggal seandainya," kata Dexy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.