Kompas.com - 20/04/2018, 18:22 WIB

PARKLAND, KOMPAS.com - Dua bersaudara yang selamat dari tragedi penembakan massal di sekolah menengah Florida pada Februari lalu, memutuskan untuk menulis buku yang menceritakan kisah mereka di hari terjadinya insiden.

David Hogg yang berusia 17 tahun dan adik perempuannya Lauren, 14 tahun, keduanya merupakan siswa dan siswi dari SMA Marjory Stoneman Douglas di kota Parkland, Florida.

Keduanya berada di sekolah saat terjadinya tragedi penembakan oleh mantan siswa, Nicolas Cruz, yang menewaskan 14 murid dan tiga staf sekolah pada 14 Februari 2018.

Keduanya menjadi korban selamat dari tragedi penembakan yang dianggap paling vokal sekaligus ramah terhadap media.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal Florida Ingin Sumbangkan Warisan pada Keluarga Korban

Buku yang rencananya akan dirilis pada 5 Juni tersebut berjudul "#NeverAgain", yang mengacu pada gerakan yang mereka kampanyekan di media sosial. Buku tersebut akan dipublikasikan oleh penerbit Random House.

"Hari ini Lauren dan saya mengumumkan buku kami #NeverAgain yang akan menceritakan tentang yayasan dari gerakan bagi apa kehilangan kami," tulis David dalam akun Twitter-nya, Rabu (18/4/2018).

"Lauren dan saya akan menggunakan uang hasil penjualan buku ini untuk membantu penyembuhan komunitas," tambahnya.

David Hogg selamat dari aksi penembakan di sekolahnya setelah bersembunyi di dalam lemari saat insiden terjadi. Rekaman yang dibuatnya saat bersembunyi dengan mewawancarai siswa lainnya menjadi viral.

Namun saat tampil menyuarakan kampanye pengetatan pemilikan senjata api, David juga mendapat kritikan, yang menuduh dirinya hanya menjadi "aktor krisis" yang dibayar untuk menyebarluaskan pandangan liberal.

Baca juga: Korban Penembakan Massal Florida Hilangkan Trauma dengan Terapi Anjing

David bersama dengan adik perempuan, Lauren, serta teman-teman sekelasnya yang lain turut menyerukan gerakan #NeverAgain, yang menggerakkan ratusan ribu orang turun ke jalan di kota-kota di AS pada 24 Maret lalu dalam gerakan "March for Our Lives" atau "Berbaris demi Hidup Kita".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.