Kompas.com - 20/04/2018, 12:59 WIB
|

KOMPAS.com - Salah satu bencana lingkungan terbesar abad ini terjadi pada 20 April 2010 ketika rig pengeboran minya lepas pantai Deepwater Horizon di Teluk Meksiko meledak.

Akibat ledakan rig pengeboran minyak yang terletak 60 kilometer dari pesisir Louisiana, AS ini minyak mentah dalam jumlah besar mencemari perairan tersebut.

Selain itu, ledakan tersebut mengakibatkan 11 orang pekerja tewas dan 17 lainnya terluka. Setelah dua hari terbakar, Deepwater Horizon akhirnya tenggelam.

Deepwater Horizon dioperasikan perusahaan pengeboran minyak Transocean yang bekerja untuk perusahaan perminyakan BP.

Baca juga : Panjat Pengeboran Minyak, Aktivis Greenpeace Ditangkap Rusia

Ledakan terjadi pada 20 April 2010 pukul 21.56 waktu setempat. Saat itu sebanyak 126 orang berada di rig tersebut.

Tujuh orang karyawan BP, 79 orang kru Transocean, sisanya staf perusahaan lain seperti Anadarko, Halliburton, dan M-I Swaco.

Ledakan itu kemudian disusul kobaran api yang melalap rig Deepwater Horizon. Setelah terbakar lebih dari satu hari, Deepwater Horizon tenggelam pada 22 April 2010.

Pasukan penjaga pantai Amerika Serikat menerima laporan tenggelamnya rig pengeboran minyak itu pada pukul 10.21 waktu setempat.

Pada 8 September 2010, BP merilis laporan yang menyebut penyebab ledakan adalah aliran gas yang masuk ke dalam pipa udara generator diesel.

Api langsung melahap area dek pengeboran minyak di mana sistem exhaust generator utama mengeluarkan gas panas.

Dari 126 orang yang berada di Deepwater Horizon saat ledakan terjadi, 115 orang dievakuasi, 11 orang tewas, dan 17 lainnya sempat dirawat di beberapa rumah sakit di Mobile, Alabama dan Marrero, Louisiana.

Baca juga : Harga Minyak Lesu, Rig Buatan China Jadi Pilihan Perusahaan Migas

Sementara itu, pada 22 April pagi, pasukan penjaga pantai AS melaporkan adanya kebocoran minyak mentah dari Deepwater Horizon sebanyak 8.000 barrel atau 1,3 juta liter sehari dan berlangsung selama 87 hari.

Awalnya BP memperkirakan minyak yang tumpah ke laut sebanyak 1.000-5.000 barel sehari dan total minyak yang bocor diperkirakan mencapai 4,9 juta barel.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.