Jaga Hubungan Baik dengan Putin, Trump Tunda Sanksi untuk Rusia

Kompas.com - 18/04/2018, 17:36 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017. AFP/MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Presiden AS Donald Trump bermaksud ingin mempertahankan hubungan baik dengan Vladimir Putin dan menangguhkan sanksi baru untuk Rusia.

Trump sepertinya belum akan menjatuhkan tambahan sanksi kepada Rusia selama negara itu tidak melakukan serangan siber atau provokasi lebih lanjut. Demikian disampaikan seorang pejabat senior pemerintahan pada Senin (16/4/2018).

"Presiden telah menjelaskan bahwa dirinya akan bertindak tegas kepada Rusia, tetapi pada saat yang sama juga masih ingin memiliki hubungan baik dengan negara tersebut," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders, dikutip The New Arab.

"Presiden masih ingin duduk bersama dengan Putin dan merasa lebih baik bagi dunia apabila mereka memiliki hubungan yang baik."

Baca juga: Diduga Terlibat Senjata Kimia Suriah, AS akan Jatuhkan Sanksi pada Rusia

"Tapi, itu semua tetap kembali bergantung pada tindakan Rusia. Kami sudah sangat jelas dengan sikap dan harapan kami dan kami berharap mereka akan dapat merubah sikap mereka," tambah Sanders.

Sebelumnya, pada Minggu (15/4/2018), Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley sempat mengumumkan akan adanya sanksi baru yang dijatuhkan kepada Rusia.

Sanksi terkait keterlibatan Rusia dalam serangan senjata kimia yang diyakini dilancarkan rezim Suriah di kota Douma, pada 7 April itu, sedianya akan disampaikan Menteri Keuangan Steve Mnuchin.

Ditambahkan Haley, sanksi baru tersebut akan menargetkan perusahaan-perusahaan maupun individu Rusia yang membantu memasok peralatan dan bahan lain terkait senjata kimia ke Damaskus.

Namun, pihak Gedung Putih kemudian mengumumkan akan mempertimbangkan kembali sanksi baru terhadap Rusia dan menyebut belum akan ada keputusan yang diambil dalam waktu dekat.

Baca juga: Kecil Kemungkinan Rusia Membalas Serangan di Suriah

"Kami sedang mengevaluasi, tapi tidak ada yang akan diumumkan pada saat ini," kata Sanders.

"Dengan tindakan diplomatik dan politik yang kami ambil sekarang, kami ingin sekutu mereka Iran dan Rusia mengetahui kesungguhan kami dan mereka akan merasakan dampak darinya," lanjut Sanders.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X