Kompas.com - 18/04/2018, 06:37 WIB

CHONGQING, KOMPAS.com - Seorang pria di China yang telah dilaporkan hilang sejak satu tahun lalu akhirnya ditemukan berkat teknologi pengenalan wajah.

Pria berusia 31 tahun yang berasal dari prefektur Liangshan Yi, provinsi Sichuan akhirnya dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya yang telah mencari dirinya sejak lebih dari satu tahun lalu.

Pria tersebut dilaporkan hilang sekitar awal 2017 oleh keluarganya. Sejak saat itu belum ada kabar mengenai keberadaannya yang sampai pada kerabatnya.

Hingga akhirnya petugas dari pemerintah daerah di kota Chongqing mengabarkan telah menemukan seorang pria dalam kondisi linglung di stasiun kereta, Januari tahun lalu.

Baca juga: Tes DNA Bisa Digunakan untuk Cari Orang Hilang

Saat ditemukan, pria yang mengalami gangguan kejiwaan itu tidak mampu mengingat nama maupun asalnya. Dia hanya mengenakan pakaian putih yang lusuh dan berkeliaran di sekitar stasiun.

Diberitakan Chongqing Evening News, pria itu tampak kebingungan dan hanya menjawab dengan kata "uang" saat ditanya oleh petugas.

Petugas akhirnya membawa pria yang tak diungkapkan namanya itu ke rumah sakit jiwa setempat. Di sana dia tinggal dan mendapat perawatan.

Selama merawat pria itu, petugas rumah sakit terus berupaya memulihkan ingatannya dengan menyebut nama-nama daerah di sekitar provinsi Sichuan.

Petugas menduga pria itu berasal dari kawasan tersebut karena aksen yang dimilikinya. Meski demikian upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pihak rumah sakit akhirnya menghubungi perusahaan teknologi yang menjalankan proyek penggunaan teknologi pengenalan wajah bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Foto pria itu pun dikirimkan ke perusahaan dan setelah dilakukan pemindaian melalui catatan publik akhirnya diketahui bahwa dia berasal dari wilayah Liangshan Yi.

Baca juga: Polri Akan Kembangkan CCTV yang Bisa Kenali Wajah Buronan

Petugas segera membawa pria itu ke tempat penampungan setempat, di mana dia akhirnya dapat bertemu kembali dengan saudaranya.

Pihak keluarga mengaku sangat bersyukur karena saudaranya telah kembali ke rumah dengan selamat setelah hilang selama lebih dari setahun. Demikian dilansir dari SCMP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.