Coba Lindungi Ibunya dari Kebakaran, Bocah Ini Kritis di Rumah Sakit - Kompas.com

Coba Lindungi Ibunya dari Kebakaran, Bocah Ini Kritis di Rumah Sakit

Kompas.com - 17/04/2018, 21:45 WIB
Jin (7) terbaring lemah di sebuah rumah sakit di kota Sanya, China karena mengalami luka bakar cukup serius.SCMP Jin (7) terbaring lemah di sebuah rumah sakit di kota Sanya, China karena mengalami luka bakar cukup serius.

BEIJING, KOMPAS.com - Anak laki-laki ini adalah contoh seorang anak yang amat mencintai ibunya meski dalam kondisi paling berbahaya sekalipun.

Jin (7), nama bocah itu, kini terbaring di sebuah rumah sakit karena mengalami luka bakar serius karena tak mau meninggalkan ibunya saat kediaman mereka di Sanya, wilayah selatan China, terbakar.

Menurut harian Southern China Daily, kebakaran itu terjadi pada 30 Maret dini hari. Saat kebakaran terjadi sang ayah Jin Haitao sudah berangkat bekerja.

Kebakaran itu mengakibatkan sejumlah barang di rumah tersebut terjatuh dan memerangkap sang ibu. Namun, Jin kecil tak mau pergi dan tetap mendampingi ibunya.

Baca juga : Lindungi Ibu dari Amukan Ayah, Anak Ini Kena Tikam

Laporan harian tersebut tak menjelaskan bagaimana Jin dan ibunya diselamatkan. Satu hal yang pasti kedua orang mengalami luka bakar cukup parah dan kini dirawat di rumah sakit.

"Saya merasakan sakit di tubuh dan hati saya. Saya tak bisa melindungi anak saya," kata Li Xiyin, sang ibu sambil menangis.

"Dia (Jin) berbaring di samping saya dan mengatakan dia akan pergi jika saya juga pergi. Dia ingin melindungi saya. Bukankah dia anak yang baik?" ujar Li sambil terisak.

Saat ini kondisi Li sudah relatif stabil tetapi Jin mengalami masalah di saluran pernapasannya dan masih dirawat di ruang ICU.

Chen Xinlong, direktur departemen luka bakar dan operasi plastik rumah sakit itu mengatakan, Jin dalam kondisi serius dan membutuhkan setidaknya tiga operasi saat kondisinya stabil.

Keluarga Jin kemudian berusaha menggalang dana untuk membiayai pengobatan bocah itu. Dan hanya dalam waktu empat jam berhasil mengumpulkan uang 450.000 yuan atau sekitar Rp 986 juta.

Baca juga : Rumah Terbakar di Brisbane, Tiga Orang Tewas

"Saya tak tahu harus berkata apa. Keluarga saya amat berterima kasih kepada mereka yang memberi donasi," kata ayah Jin.

Diperkirakan, biaya pengobatan Jin bisa mencapai 500.000 yuan atau sekitar Rp 1 miliar. Namun, Dr Chen Xinlong mengingatkan biaya bisa bertambah tergantung kondisi Jin.


Komentar

Terkini Lainnya

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional
Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Megapolitan

Close Ads X