Pria di India Bunuh dan Mutilasi Selingkuhannya Jadi 11 Bagian - Kompas.com

Pria di India Bunuh dan Mutilasi Selingkuhannya Jadi 11 Bagian

Kompas.com - 17/04/2018, 19:04 WIB
Ilustrasi PembunuhanJITET Ilustrasi Pembunuhan

AHMEDABAD, KOMPAS.com - Seorang pria di Negara Bagian Gujarat, India, ditangkap karena melakukan tindak pembunuhan.

Diwartakan Hindustan Times Selasa (17/4/2018), Shahnawaz Sheikh ditangkap setelah membunuh dan memutilasi selingkuhannya, Zulekha Sheikh.

Seorang polisi yang menolak disebutkan identitasnya mengatakan, awalnya Shahwanaz mengundang Zulekha di sebuah apartemen kosong di kawasan Lal Gate, kota Surat.

Baca juga : Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Ditangkap karena Kesalahan Kecil

Di kamar itulah, Shahwanaz mencekik Zulekha hingga tewas, dan memutilasi jenazahnya hingga 11 bagian.

Pada Senin malam (16/4/2018) waktu setempat, Shahwanaz tertangkap basah oleh penegak hukum ketika berusaha membuang potongan tubuh Zulekha di Bhate Khadi.

"Sebelum tertangkap, pelaku diketahui sudah membuang beberapa potongan tubuh korban di sebuah jembatan di Surat," ujar polisi anonim tersebut.

Kepala perempuan 32 tahun itu ditemukan polisi di dalam apartemen yang menjadi lokasi pembunuhan.

Dari penyelidikan awal, diketahui Zulekha dan Shahwanaz telah menjalin hubungan selama dua tahun terakhir.

"Ketika mereka saling jatuh cinta, Zulekha kemudian pindah ke apartemen di Udhana. Adapun Shahwanaz tinggal bersama istri dan dua anaknya di Lal Gate," lanjut polisi tersebut.

Zulekha sering terlibat pertengkaran dengan istri Shahwanaz, dan memaksa pria yang menjadi pengusaha kue tersebut untuk meninggalkan istrinya.

Selain itu, dari laporan investigasi, Zulekha dilaporkan pernah meminta uang sebesar 20.000 rupee, sekitar Rp 4,1 juta, kepada Shahwanaz.

Baca juga : Pria Rusia Membunuh, Memutilasi, dan Memasak Mayat Korbannya


Komentar

Terkini Lainnya

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional

Close Ads X