Kompas.com - 17/04/2018, 13:29 WIB

AGRA, KOMPAS.com - Kasus perkosaan di India masih terus terjadi dan semakin sadis. Baru-baru ini, seorang pria di India memperkosa anak perempuan berusia 7 tahun dan membunuhnya, saat sebuah upacara pernikahan di desanya sedang berlangsung.

Gadis cilik itu membantu pendirian tenda di acara spesial yang digelar di desa Sitalpur, distrik Etah, India.

Jasad korban ditemukan rumah yang sedang dibangun, di dekat lokasi pernikahan pada Selasa (14/4/2018) dini hari.

Pelaku diidentifikasi bernama Sonu Jatav. Dia sempat melarikan diri, sebelum kemudian ditangkap polisi.

Baca juga : Kembali, Gadis 11 Tahun di India Diperkosa dan Dibunuh

The Times of India melaporkan, korban bersama dengan orangtuanya menghadiri acara pernikahan. Namun, gadis itu menghilang saat upacara tukar bunga.

"Kemudian, sekitar pukul 01.30 dini hari, gadis ditemukan dalam kondisi tidak sadar di bangunan setengah jadi, dengan luka cekikan di leher," kata seorang sumber.

Saat dibawa ke rumah sakit setempat, anak perempuan itu dinyatakan meninggal dunia.

"Jasad gadis itu telah dikirim untuk diautopsi, sementara pelaku telah ditahan," ucap kepala polisi wilayah Etah, Akhilesh Chaurasia.

Seorang sumber menyatakan, korban dan pelaku berasal dari desa yang sama. Pelaku kemungkinan melakukan perbuatannya ketika orangtua, tamu, dan yang lainnya disibukkan dengan upacara pernikahan.

Insiden serupa juga terjadi di wilayah Etah dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga : Gadis 8 Tahun di India Diperkosa dan Dibunuh, Picu Perdebatan Nasional

Pada 11 April lalu, seorang menuduh mengaku diperkosa seorang pria dan membiusnya dengan makanan. Bulan sebelumnya, seorang mahasiswa memperkosa dan membunuh gadis berusia 8 tahun.

Dia meninggalkan jasad anak perempuan itu di sekitar kompleks tempatnya menimba ilmu.

Pada 3 Maret 2018, seorang gadis remaja berusia 14 tahun diperkosa dan dibakar hingga tewas oleh tetangganya yang berusia 17 tahun di desa Malahpur, Aligarh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.