Lagi, Pasukan Saudi Halau Serangan Rudal dari Pemberontak Yaman

Kompas.com - 17/04/2018, 12:40 WIB
Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menggempur sejumlah target di Yaman guna memerangi pemberontak Houthi. AFP Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menggempur sejumlah target di Yaman guna memerangi pemberontak Houthi.

JEDDAH, KOMPAS.com - Pasukan Arab Saudi melumpuhkan rudal balistik yang ditembakkan oleh kelompok Houthi di Yaman pada Senin (16/4/2018) malam.

Juru bicara koalisi Saudi yang memerangi kelompok pemberontak Houthi, Turki Al-Maliki, mengatakan misil yang diluncurkan dari provinsi Amran di Yaman pada pukul 22.16 itu telah dipantau oleh Angkatan Udara Saudi.

Dilansir dari Arab News, misil ditargetkan menyerang area padat penduduk di provinsi Najran, Saudi. Namun, belum sampai ke tujuan, rudal berhasil ditembak jatuh oleh pasukan Saudi.

Baca juga : Saudi Lumpuhkan Rudal Pemberontak Yaman yang Ditembakkan ke Riyadh

Insiden terjadi beberapa jam setelah koalisi memperingatkan Houthi, apabila kelompok tersebut kembali menyerang Saudi dengan pesawat tanpa awak yang diduga disuplai oleh Iran.

Sebelumnya, pasukan Saudi menembak jatuh dua pesawat tanpa awak di wilayah sebelah selatan negeri itu, dan menghalau rudal balistik dari Yaman dalam beberapa waktu terakhir.

"Jika Houthi terus menargetkan fasilitas industri dan perumahan, balasan kami akan lebih kuat dan menyakitkan," kata Al-Maliki.

Dia mengatakan, Houthi telah menembakkan 119 misil balistik ke Arab Saudi.

Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi pada pekan lalu menyatakan pesawat tanpa awak yang ditembakkan ke Saudi merupakan buatan Iran.

Dia menambahkan, militernya tidak memiliki peralatan tempur semacam itu dan sangat tidak mungkin diproduksi secara lokal di Yaman.

Baca juga : Presiden Perancis Diminta Bujuk Putra Mahkota Saudi Soal Krisis Yaman

Pada Rabu (11/4/2018), pasukan pertahanan udara Arab Saudi menghalau tiga rudal yang ditembakkan ke Riyadh dan kota lainnya.

Houthi mengaku memang menargetkan wilayah selatan Saudi dengan pesawat tanpa awak Qasif-1. Kerajaan Saudi menuduh Iran menyuplai perlengkapan rudal ke Houthi.

Pada bulan lalu, pasukan Arab Saudi mengklaim telah menghalau tujuh rudal milik pemberontak Yaman, yang masuk ke wilayah kerajaan itu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X