Pasukan Suriah Tembak Jatuh Misil yang Incar Pangkalan Udara di Homs

Kompas.com - 17/04/2018, 08:44 WIB
Tentara Suriah memeriksa puing-puing bangunan, bagian dari kompleks Pusat Penelitian dan Penelitian Ilmiah di distrik Barzeh, utara Damaskus, saat tur media yang diselenggarakan Kementerian Informasi Suriah, Sabtu (14/4/2018). Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu. AFP PHOTO/LOUAI BESHARATentara Suriah memeriksa puing-puing bangunan, bagian dari kompleks Pusat Penelitian dan Penelitian Ilmiah di distrik Barzeh, utara Damaskus, saat tur media yang diselenggarakan Kementerian Informasi Suriah, Sabtu (14/4/2018). Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pasukan pertahanan udara Suriah menembak jatuh wilayah Homs yang menargetkan pangkalan udara negeri tersebut.

Demikian laporan dari kantor berita Suriah pada Selasa (17/4/2018), seperti yang dilansir dari AFP.

Namun, belum diketahui jelas dalang di balik rudal yang digambarkan oleh stasiun pemerintah Suriah sebagai tindakan agresi tersebut.

Baca juga : Turki Tegaskan Tidak Memihak dalam Krisis di Suriah

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan ledakan besar terdengar di dekat pangkalan udara Al Shayrat di kota Homs bagian tenggara, dan di Qalamoun timur dekat Damaskus, di mana dua pangkalan udara lainnya berada.

Kepala observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan, rudal tidak sampai mengenai pangkalan udara Suriah mana pun.

Di Washington DC, Amerika Serikat, juru bicara Kementerian Pertahanan AS alias Pentagon mengaku pihaknya tidak melakukan operasi militer di wilayah tersebut.

"Tidak ada operasi dari AS atau koalisi di area itu," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh juru bicara militer Israel.

"Saya tidak mengetahui ada serangan seperti itu," ucapnya.

Pangkalan udara Al Shayrat pernah menjadi target misil Tomahawk milik AS pada April tahun lalu atas komando dari Presiden AS Donald Trump.

Baca juga : Rusia dan Suriah Dituduh Halangi Tim Pencari Fakta Masuki Douma

Saat itu, Trump memerintahkan pembalasan dugaan penggunaan senjata kimia untuk menaklukkan kota yang dikuasai kelompok pemberontak Khan Sheikhun di Idlib.

Menurut Pentagon, intelijen AS menemukan keberadaan pangkalan sebagai landasan peluncuran untuk dugaan serangan kimia.

Pada Sabtu (14/4/2018), AS dan sekutu melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons atas dugaan penggunaan senjata kimia oleh pasukan Suriah ke wilayah pemberontak di Douma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.