Tolak Berhubungan Seks, Perempuan Ini Tewas Ditendang Suaminya - Kompas.com

Tolak Berhubungan Seks, Perempuan Ini Tewas Ditendang Suaminya

Kompas.com - 16/04/2018, 22:18 WIB
Pasangan Kevin Smitham (51) dan istrinya, Kanda (29).Viral Press/Mirror Pasangan Kevin Smitham (51) dan istrinya, Kanda (29).

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang pria asal Inggris ditangkap di Thailand setelah menendang istrinya hingga tewas karena menolak ajakan untuk berhubungan seks.

Kevina Smitham (51) dikabarkan tinggal bersama istrinya Kanda (29) dan kedua orangtuanya di Ubon Ratchathani saat menghabiskan waktu libur tahun baru setempat ketika insiden ini terjadi pada Minggu (15/4/2018) malam.

Smitham yang sedang mabuk dikabarkan marah dan cemburu karena menduga istrinya berselingkuh saat menolak ajakannya untuk berhubungan seks.

Menurut laporan polisi, Smitham kemudian menendang istrinya hingga tewas lalu menutupi jenazah Kanda dengan selimut sebelum dia pergi tidur.

Baca juga : Pelaku Ancam Gergaji Putrinya jika Tolak Berhubungan Seks

Jenazah Kanda kemudian ditemukan para tetangga di pagi hari dan langsung melaporkan hal tersebut ke polisi.

Polisi yang tiba di tempat kejadian menemukan jenazah Kanda tergeletak di lantai di depan kediaman keluarganya pada pukul 06.30 waktu setempat.

Polisi menambahkan, mereka menemukan Smitham berdiri di samping rumah itu dan dia mengaku menendang Kanda berulang kali hingga perempuan itu tewas.

Wakil kepala kepolisian distrik Det Udom, Inspektur Jenderal Watcharapol Pimwong mengatakan, petugas langsung menangkap Smitham dan pria itu kini ditahan.

"Dia mengaku menendang wajah dan tubuh istrinya berulang kali," kata Watcharapol.

"Korban sempat berlari sebelum jatuh di depan kediamannya. Pelaku kemudian meninggalkan istrinya begitu saya dan hanya menutupi tubuhnya dengan selimut lalu pergi tidur," lanjut Watcharapol.

Media Thailand mengabarkan, pasangan Kevin dan Kanda tinggal di Pattaya dan sudah memiliki dua orang anak.

Mereka sedang berkunjung ke keluarga Kanda di Isan, wilayah timur laut Thailand untuk merayakan tahun baru Songkran.

Baca juga : Tolak Berhubungan Seks dengan Anggota ISIS, 19 Wanita Dieksekusi

Polisi mengatakan, keduanya begadang nyaris semalaman dan banyak menenggak minuman keras sebelum keduanya terlibat pertengkaran.

Polisi setempat masih melakukan investigasi terkait kasus pembunuhan ini.
 


Komentar

Terkini Lainnya

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional
Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Megapolitan
Seorang TKI Asal Bantul Meninggal di Korea Selatan

Seorang TKI Asal Bantul Meninggal di Korea Selatan

Regional
Rusia Mulai Bangun Infrastruktur untuk Pasang Rudal Hipersoniknya

Rusia Mulai Bangun Infrastruktur untuk Pasang Rudal Hipersoniknya

Internasional
Di Hadapan Jokowi, Said Aqil Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Di Hadapan Jokowi, Said Aqil Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Nasional

Close Ads X