Dikritik atas Pernyataan Soal Suksesnya Misi di Suriah, Ini Kata Trump - Kompas.com

Dikritik atas Pernyataan Soal Suksesnya Misi di Suriah, Ini Kata Trump

Kompas.com - 16/04/2018, 19:47 WIB
Presiden AS Donald Trump.AFP/NICHOLAS KAMM Presiden AS Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com- Presiden AS Donald Trump membela diri atas kalimat yang diucapkannya setelah meluncurkan lebih dari 100 misil ke Suriah.

Pada Sabtu (14/4/2018), Donald Trump berkata  "misi sudah terlaksana!" untuk menggambarkan keberhasilan serangan ke Suriah lewat akun Twitternya.


Pernyataan Donald Trump ini mengundang kritik dari sejumlah pejabat.

Baca juga : Mantan Bos FBI: Secara Moral, Trump Tak Pantas Jadi Presiden

Senator asal negara bagian Maine, Angun King menyatakan, tidak mungkin menyebut operasi ini sukses AS di Suriah jika misinya adalah untuk memberantas penggunaan senjata kimia.

Sedangkan mantan direktur FBI  yang dipecat, James Comey menilai Trump tak pantas jadi Presiden.

Menanggapi beragam reaksi kontra ini, Trump membalas dengan ciutan pada Minggu (15/4/2018).

Lewat akun Twitternya, Trump menyebutkan sorotan atas kata-kata yang diucapkannya lewat Twitter merupakan upaya "media palsu" merendahkan dirinya.

Ia menyebutkan "media palsu" tidak punya celah untuk menjelekkan dirinya lantaran serangan yang dilancarkan AS dan sekutunya berhasil dilakukan dengan baik.

Ia juga menyatakan, pernyataannya tentang "misi sudah terlaksana!" adalah sebuah kalimat militer yang baik dan harus sering digunakan.

Kalimat yang diucapkan Trump itu mengingatkan pada Presiden ke-43 Amerika Serikat, George W Bush saat invasi AS ke Irak pada 2003.

Saat itu, tampak tulisan serupa dipajang atas kapal induk yang baru kembali dari kawasan Teluk untuk mengumumkan berakhirnya operasi tempur di Irak.

Deklarasi yang diungkapkan Bush saat itu kemudian terbukti prematur.

Baca juga : Serangan Gabungan Sekutu ke Suriah, 3 Orang Terluka

Sebelumnya, AS, Inggris dan Perancis menembakkan lebih dari 100 misil ke wilayah pertahanan Suriah sebagai reaksi atas penggunaan senjata kimia di Douma dua pekan lalu.

Meski menyangkal, Pemerintah Suriah dituding AS dan sekutunya bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan sekitar puluhan warganya itu.


Komentar
Close Ads X