Israel Hancurkan Terowongan Terpanjang Buatan Hamas - Kompas.com

Israel Hancurkan Terowongan Terpanjang Buatan Hamas

Kompas.com - 16/04/2018, 13:01 WIB
Terowongan buatan kelompok militan Hamas yang dihandurkan militer israelMiliter Israel Terowongan buatan kelompok militan Hamas yang dihandurkan militer israel

NAHAL OZ,KOMPAS.com - Militer Israel dilaporkan telah menghancurkan sebuah terowongan yang digali kelompok militan Hamas, akhir pekan lalu.

Israel menggunakan sejumlah material yang dimasukkan ke dalam terowongan sehingga membuatnya tidak berguna dalam jangka waktu lama.

Berdasarkan informasi dari juru bicara militer Israel, Letkol Jonathan Conricus, terowongan digali dari wilayah Jabaliya yang terletak di sebelah utara Jalur Gaza sejak 2014.

Terowongan itu membentang beberapa kilometer dan terhubung dengan terowongan lain.

Ia menambahkan, terowongan tersebut kemungkinan digunakan kelompok militan Hamas untuk menjalankan serangan ke Israel.

Baca juga : Halau Protes Warga Palestina, Israel Diklaim Pakai Gas Tak Dikenal

Terowongan ini disebut sebagai yang terpanjang dan terdalam oleh Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman ini mengarah ke Nahal Oz, Israel dan belum memiliki jalan keluar.

Ini adalah terowongan kelima buatan Hamas yang dihancurkan Israel dalam beberapa bulan terakhir seperti diberitakan BBC.

Sejak tahun lalu, Israel memang menggunakan peralatan berteknologi tinggi untuk mendeteksi keberadaan terowongan bawah tanah.

Dengan teknologi serupa, mereka membangun penghalang di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza.

Penghalang yang dibangun diletakkan di atas maupun bawah tanah untuk menghindari dibuatnya terowongan baru.  

Baca juga : Israel: Semua Orang di Jalur Gaza Memiliki Hubungan dengan Hamas

 


Komentar

Terkini Lainnya

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Nasional
KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional

Close Ads X