Misi Selesai, Aksi Lanjutan Sekutu AS di Suriah Masih Tanda Tanya

Kompas.com - 16/04/2018, 08:38 WIB
Tentara Suriah memeriksa puing-puing bangunan, bagian dari kompleks Pusat Penelitian dan Penelitian Ilmiah di distrik Barzeh, utara Damaskus, saat tur media yang diselenggarakan Kementerian Informasi Suriah, Sabtu (14/4/2018). Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu. AFP PHOTO/LOUAI BESHARATentara Suriah memeriksa puing-puing bangunan, bagian dari kompleks Pusat Penelitian dan Penelitian Ilmiah di distrik Barzeh, utara Damaskus, saat tur media yang diselenggarakan Kementerian Informasi Suriah, Sabtu (14/4/2018). Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Dua hari setelah Amerika Serikat dan sekutu meluncurkan serangan rudal melawan pemerintah Suriah, hanya sedikit yang berubah dari kebanyakan penduduknya.

Mereka yang telah menghadapi bertahun-tahun perang saudara di negaranya masih beraktivitas seperti biasanya.

The New York Times, seperti dilansir dari Straits Times pada Senin (16/4/2018) melaporkan, di ibu kota Suriah, Damaskus, ratusan orang mendukung rezim presiden mereka Bashar al-Assad.

Sementara, di Raqqa, pihak berwenang disibukkan dengan kegiatan menjinak bom yang ditempatkan oleh kelompok pemberontak. Kota ini dulunya dikuasai oleh kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).


Baca juga : Diduga Terlibat Senjata Kimia Suriah, AS akan Jatuhkan Sanksi pada Rusia

Di sisi lain, ribuan penduduk dari Douma, lokasi yang dilaporkan terjadinya serangan kimia sehingga memicu operasi militer AS, berjuang mencari penampungan dan bergabung dengan jutaan warga lainnya yang mengungsi dari rumah mereka.

Lalu sekarang, setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan "misi terselesaikan", bagaimana nasib Suriah?

Suriah akan tetap terperosok dalam status quo akibat konflik yang membuat rakyat Suriah terjebak pertempuran antara kekuatan global dan regional.

PBB terus berupaya untuk mengadakan pembicaraan, di mana kubu Dewan Keamanan terbelah.

Tujuh tahun sudah berlalu dan perang di Suriah diharapkan dapat segera dihentikan. Namun, negara Barat yang terus "menghukum" Assad justru akan membuat warga Suriah hidup dalam keterpurukan.

"Anda tidak menghukum Assad, Anda menghukum penduduk Suriah," kata Joshua Landis, direktur Pusat Studi Timur Tengah di Universitas Oklahoma.

Trump memerintahkan serangan pada Sabtu lalu, bersama dengan Inggris dan Perancis, berusaha menekan Assad atas dugaan penggunaan senjata kimia di Douma pada pekan sebelumnya.

Baca juga : Negara-negara Arab Buka Suara atas Serangan AS dan Sekutunya ke Suriah

Konflik 7 tahun juga telah mengakibatkan Suriah diiris oleh kekuatan-kekuatan dunia, dengan Turki menguasai kota-kota di utara, AS bekerja sama dengan Kurdi di timur, dan Rusia serta Iran membantu Presiden Assad menyingkirkan kantong-kantong pemberontak yang tersisa di tempat lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X