Kompas.com - 14/04/2018, 14:34 WIB
Dalam foto yang dirilis Kemenhan Perancis memperlihatkan sebuah misil penjelajah diluncurkan dari sebuah kapal perang Perancis di Lautu Tengah, Sabtu (14/4/2018), untuk menghantam sejumlah sasaran di Suriah. HANDOUT/AFPDalam foto yang dirilis Kemenhan Perancis memperlihatkan sebuah misil penjelajah diluncurkan dari sebuah kapal perang Perancis di Lautu Tengah, Sabtu (14/4/2018), untuk menghantam sejumlah sasaran di Suriah.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) menyebut, serangan ke Suriah merupakan pernyataan tegas kepada rezim Presiden Bashar al-Assad.

Jim Mattis dalam konferensi pers Jumat (13/4/2018) mengatakan, serangan AS dan sekutunya dimaksudkan untuk mengurangi kemampuan Assad memproduksi senjata kimia.

"Kami tidak berniat untuk meluaskan cakupan serangan kami," kata Mattis sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita AFP Sabtu (14/4/2018).

Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Suriah, dilansir AFP, terjadi setahun setelah dia memerintahkan hal yang sama melawan Assad.

Pada April 2017, sebanyak 60 rudal penjelajah Tomahawk ditembakkan dengan target Pangkalan Udara Shayrat di dekat Homs.

Baca juga : Akhirnya, AS Gelar Serangan Udara terhadap Suriah

Serangan tersebut terjadi setelah Suriah dituduh menggunakan senjata kimia ketika menyerang pemberontak di Khan Sheikhoun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari keterangan kelompok oposisi kota yang berpusat di Provinsi Idlib tersebut, serangan udara Suriah dan Rusia menewaskan 86 orang, termasuk 33 bocah dan 18 wanita.

Mattis membeberkan, jelas sekali bahwa Assad tidak menangkap pesan yang Sekutu berikan ketika menyerang pangkalan di Shayrat.

"Karena itu, kali ini kami bertindak lebih keras dengan mengirim pesan yang tegas kepada Assad," beber politisi 67 tahun tersebut.

Pesan tersebut termasuk ketegasan bahwa Washington tidak segan-segan menambah jumlah misil yang diluncurkan. Dalam serangan terbaru, mereka menembakkan 112 rudal Tomahawk.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.