Inilah Lokasi-lokasi Penting di Suriah yang Jadi Target Serangan AS

Kompas.com - 13/04/2018, 14:54 WIB
Dalam foto yang diambil pada 16 Maret 2016 terlihat para personel militer Rusia memeriksa sebuah jet tempur Sukhoi Su-25 sebelum lepas landas dari Pangkalan AU Khmeimim di Latakia, Suriah. AFP/Russian Ministry of Defence/VADIM GRISHANKINDalam foto yang diambil pada 16 Maret 2016 terlihat para personel militer Rusia memeriksa sebuah jet tempur Sukhoi Su-25 sebelum lepas landas dari Pangkalan AU Khmeimim di Latakia, Suriah.
|

DAMASKUS, KOMPAS.com - Saat ini dunia tengah was-was menanti langkah lanjutan Presiden AS Amerika Serikat Donald Trump terhadap Suriah.

Sebelumnya, Trump mengancam untuk menindak tegas Suriah yang diduga melakukan serangan senjata kimia di kota Douma pada akhir pekan lalu.

Gugus tugas AL yang dipimpin kapal induk Harry S Truman sudah diperintahkan menuju ke Laut Tengah tak jauh dari wilayah Suriah.

Sementara, itu Rusia yang adalah sekutu utama Suriah sudah menegaskan bakal melawan setiap serangan yang dilakukan AS dan sekutunya.

Baca juga : Timteng Kian Panas, Begini Perimbangan Militer AS, Suriah, dan Rusia

Meski demikian Rusia sudah mempersiapkan sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 untuk di lokasi-lokasi strategis Suriah.

Lalu mana saja lokasi-lokasi strategis yang kemungkinan besar akan menjadi sasaran serangan AS dan sekutunya?

1. Pangkalan AU Khmeimim

Instalasi militer ini terletak di kota Latakia, wilayah tenggara Suriah dan kini digunakan Rusia sebagai basis sejumlah jet tempurnya.

Selain melayani militer, sebagian fasilitas di tempat ini juga digunakan sebagai bandara internasional Bassel al-Assad, Latakia.

2. Pangkalan angkatan laut Tartus

Pangkalan ini adalah instalasi militer Suriah yang disewa Rusia dan terletak di pelabuhan Tartus, Suriah.

Hingga 2017, secara resmi Rusia hanya menggunakan tempat ini sebagai fasilitas pendukung teknis dan material bagi militernya.

Tartus adalah satu-satunya lokasi perbaikan dan pengisian logistik bagi AL Rusia di kawasan Mediterania dan di luar negeri.

Baca juga : Trump Belum Beri Keputusan Terkait Serangan di Suriah

Pangkalan AL Tartus saat ini mampu mengakomodasi empat kapal perang kelas menengah jika kedua dermaganya dioperasikan.

Namun, pangkalan ini belum mampu mengakomodasi kapal perang besar dengan panjang 129 meter seperti fregat kelas Neustrashimyy hingga kapal perusak kelas Udaloy dengan panjang kapal hingga 163 meter.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X