Kompas.com - 12/04/2018, 14:27 WIB

BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Kepala kepolisian kota Pilar, Buenos Aires, Argentina, belum lama ini menjalani pemeriksaan terkait hilangnya 540 kg ganja dari ruang barang bukti.

Dalam pemeriksaan, para petugas itu menuding tikus menyantap ganja hasil sitaan kepolisian itu.

Insiden tersebut diketahui setelah Emilio Portero ditunjuk untuk menganti Javier Specia sebagai kepala kepolisian Pilar.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, semua inventaris yang tersisa harus diperiksa dan dokumennya wajib ditandatangani sebelum dipindahtangankan.

Namun, Specia tak pernah menandatangani dokumen tersebut meskipun inventarisasi sudah dilakukan.

Baca juga: Miliki 50 Paket Ganja, Residivis Ini Terancam Penjara Seumur Hidup

Portero yang menaruh curiga kemudian melapor kepada kepolisian nasional Argentina dan meminta mereka melakukan inventarisasi resmi.

Setelah melakukan pemeriksaan di ruang barang bukti, kepolisian nasional mendapati 540 kg ganja dari jumlah total 6.000 kg telah raib.

Investigasi dilakukan. Specia dan tiga anak buahnya diminta bersaksi terkait hilangnya ratusan kilogram ganja tersebut.

Namun, di dalam pemeriksaan, ketiganya berdalih ganja yang disimpan di ruang barang bukti itu hilang karena dimakan tikus.

Menanggapi pernyataan tersebut, petugas provos melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membuktikan pengakuan ketiga polisi itu. Namun, mereka tidak menemukan bukti kuat jika tikus adalah penyebabnya.

"Narkoba disimpan dalam keadaan kering, kami juga berkonsultasi dengn para ahli yang mengatakan jika hal ini tidak mungkin terjadi," ujar penyidik seperti dikutip dari Oddity Central, Kamis (12/4/2018).

Baca juga: Bekuk Pengedar Narkoba, Polisi Sita Sabu-sabu dan Ganja Siap Jual

Ia menjelaskan, tikus akan mati setelah mengonsumsi ganja. Sementara di ruangan tersebut sama sekali tidak ditemukan bangkai tikus.

Karena kurangnya bukti, kasus ini tetap dilanjutkan. Meski belum dijatuhi hukuman, Specia dan ketiga anak buahnya harus menjalani sidang di pengadilan federal bulan depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.