Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/04/2018, 19:36 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi ucapan Rusia yang bakal menjatuhkan setiap rudal Negeri "Paman Sam".

Kantor berita AFP memberitakan Rabu (11/4/2018), dalam cuitannya di Twitter, Trump memperingatkan Rusia bahwa rudal bakal ditembakkan ke Suriah.

"Waspada Rusia, karena mereka (rudal) akan datang. Rudal itu baru, dan 'pintar'!" kata presiden berusia 71 tahun tersebut di Twitter.

Trump melanjutkan, dia menyatakan seharusnya Kremlin tidak bersekutu dengan rezim Presiden Bashar al-Assad yang dianggapnya menikmati pembunuhan terhadap rakyatnya.

Baca juga : Rusia Akan Jatuhkan Setiap Misil AS yang Ditembakkan ke Suriah

Kicauan Trump datang setelah Duta Besar Rusia untuk Lebanon, Alexander Zasypkin, berujar bahwa Rusia siap menghadapi jika AS melakukan operasi militer.

"Militer Rusia akan menghadapi setiap agresi AS terhadap Suriah dengan menjatuhkan misil dan menghancurkan tempat peluncuran misil mereka," ujar Zasypkin.

Sebelumnya, Trump berjanji bakal memberikan respon "terkuat" setelah rezim Assad dituding menggunakan senjata kimia.

Senjata jenis gas beracun klorin itu digunakan ke kantong pemberontak di wilayah Douma, Ghouta Timur, pada pekan lalu.

Petugas penyelamat menyatakan, setidaknya 40 orang warga sipil tewas akibat terkena gas beracun tersebut.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, AS mengajukan proposal untuk menyelidiki dugaan penggunaan gas beracun di Ghouta Timur.

Namun, dalam proposal tersebut, Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk memveto rancangan itu.

Veto Rusia di Dewan Keamanan PBB merupakan yang ke-12 kalinya untuk menghentikan penyelidikan terhadap sekutunya di Timur Tengah itu.

Baca juga : Rusia Memveto Draf Penyelidikan Penggunaan Senjata Kimia di Suriah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.