Petani Korsel Bunuh Anjing, Lalu Undang Pemiliknya Makan Dagingnya

Kompas.com - 11/04/2018, 18:18 WIB
Ilustrasi anjing peliharaan. ThinkstockphotosIlustrasi anjing peliharaan.

SEOUL, KOMPAS.com - Seorang petani di Korea Selatan ditangkap oleh aparat setempat setelah dia membunuh seekor anjing tetangganya.

Kantor berita AFP mengabarkan Rabu (11/4/2018), petani yang tidak disebutkan identitasnya itu membunuh anjing jenis Welsh Corgi berusia dua tahun.

Kepada polisi kota Pyeongtaek, pria berusia 62 tahun tersebut mengaku membunuh anjing itu karena kesal dengan gonggongannya.

Namun, petani itu tidak hanya ditangkap atas tuduhan pembunuhan anjing. Namun, dia juga memasak hewan tersebut, dan mengundang pemiliknya untuk makan daging anjing itu.

Dalam konferensi pers, Kepolisian Pyeongtaek mengatakan kalau pelaku awalnya melempar batu ke arah anjing Welsh Corgi.

Baca juga : Tewaskan Ibu dan Anak, Begini Nasib Anjing yang Serang Pemiliknya

"Ketika anjing itu hilang kesadaran, pelaku mencekiknya, dan kemudian memasak dagingnya," demikian keterangan Kepolisian Pyeongtaek.

Kemudian, petani tersebut mengundang tetangganya untuk makan daging itu, termasuk ayah dari si pemilik anjing tersebut.

Perempuan yang menjadi pemilik anjing itu mengatakan, keluarganya sempat mencari anjing itu ke seluruh pelosok kota.

Mereka menyebarkan selebaran, yang di dalamnya berisi imbalan uang 1 juta won, sekitar Rp 12,8 juta, bagi siapa saja yang menemukan anjing itu.

"Ketika saya ke rumah pelaku, yang hanya berjarak tiga rumah dari kami, dia menyatakan simpati," kata perempuan yang menolak identitasnya diketahui itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X