"Rusia Akan Jatuhkan Setiap Misil AS yang Ditembakkan ke Suriah"

Kompas.com - 11/04/2018, 17:46 WIB
Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. ALEXANDER NEMENOV / AFPSistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia.
|

BEIRUT, KOMPAS.com - Militer Rusia berhak menembak jatuh setiap misil yang dilepaskan Amerika Serikat ke wilayah Suriah.

Demikian disampaikan Duta Besar Rusia untuk Lebanon, Alexander Zasypkin, Rabu (11/4/2018).

"Militer Rusia akan menghadapi setiap agresi AS terhadap Suriah dengan menjatuhkan misil dan menghancurkan tempat peluncuran misil mereka," kata Zasypkin kepada stasiun televisi al-Manar.

Zasypkin menambahkan, tuduhan pemerintah Suriah melakukan serangan senjata kimia hanya merupakan alasan bagi AS untuk membenarkan aksi militernya.

Baca juga : Maskapai Penerbangan Diminta Waspadai Rencana Serangan ke Suriah

Pernyataan ini muncul setelah Washington mengancam akan melakukan "tindakan tegas" terhadap Suriah setelah serangan senjata kimia terhadap kota Douma pada Sabtu (7/4/2018).

Pemerintah AS langsung mengarahkan jari ke pemerintah Suriah sebagai pelaku serangan tersebut berdasarkan sejumlah data yang menurut Rusia belum terverifikasi kebenarannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Selasa (10/4/2018), Dewan Keamanan PBB gagal meloloskan resolusi yang menyerukan investigasi terkait serangan senjata kimia di Douma itu.

Sebelumnya, rancangan resolusi dari Rusia untuk menggelar misi pencarian fakta yang dilakukan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) juga ditolak DK PBB.

Saat itu, inisiatif Rusia tersebut ditolak AS, Inggris, Perancis, dan Polandia.

Pada Selasa, OPCW mengumumkan tengah mempersiapkan tim ke Douma untuk melakukan investigasi singkat terkait laporan adanya serangan senjata kimia.

Baca juga : China Tegaskan Tak Dukung Aksi Militer di Suriah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.