Kompas.com - 11/04/2018, 14:29 WIB
Para prajurit angkatan darat Myanmar berpatroli di dekat perbatasan dengan Banglades. KHINE HTOO MRAT / AFP Para prajurit angkatan darat Myanmar berpatroli di dekat perbatasan dengan Banglades.
|

YANGON, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh personel militer Myanmar dijatuhi hukuman penjara karena terbukti terlibat pembunuhan 10 orang warga etnis Rohingya tahun lalu.

Dalam pernyataan resminya, Rabu (11/4/2018), militer Myanmar mengatakan, ketujuh prajurit itu masing-masing dihukum 10 tahun kerja paksa karena berpartisipasi dalam pembunuhan.

Militer Myanmar juga untuk pertama kali mengakui sejumlah prajurit terlibat dalam pembunuhan yang terjadi pada awal tahun ini.

Secara rinci ketujuh orang yang dijatuhi hukuman itu adalah empat orang perwira dan tiga prajurit. Mereka dinyatakan bersalah dalam pembunuhan di desa Inn Din.

Baca juga : Militer Myanmar Diduga Bangun Markas di Tanah Etnis Rohingya

Kematian 10 orang warga Rohingya itu kemudian diselidiki dua jurnalis kantor berita Reuters yang kemudian ditangkap dan saat ini masih mendekam di dalam tahanan.

Pada hari yang sama, sebuah pengadilan di Myanmar menolak permohonan untuk membatalkan kasus terhadap Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, dua jurnalis tersebut.

Sebanyak lebih dari 650.000 warga etnis Rohingya pergi meninggalkan Myanmar menuju Bangladesh sejak kekerasan pecah di negara bagian Rakhine pada Agustus tahun lalu.

Para pengungsi Myanmar ini menuduh militer yang dibantu kelompok Buddha radikal melakukan pembakaran desa serta pembunuhan warga etnis minoritas itu.

Selama ini militer Myanmar membantah telah secara sengaja mengincar warga sipil dan bersikukuh hanya memerangi kelompok militan Rohingya.

Baca juga : Kuburan Massal, Bukti Pembantaian Etnis Rohingya oleh Militer Myanmar



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X