Gedung Putih Umumkan Trump Batalkan Kunjungan ke Amerika Latin

Kompas.com - 10/04/2018, 21:03 WIB
Presiden AS Donald Trump. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden AS Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Gedung Putih secara tiba-tiba mengumumkan perubahan agenda kenegaraan Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump.

Dilaporkan AFP Selasa (10/4/2018), Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders berujar, Trump memutuskan membatalkan kunjungannya ke Amerika Selatan.

Sedianya, Trump bakalan menghadiri 8th Summit of the Americas di Lima, Peru, dan kemudian berkunjung ke negara Amerika Latin lainnya.

Baca juga : Dugaan Suriah Pakai Senjata Kimia, Trump Janjikan Respons Terkuat

Namun, buntut dugaan pemakaian senjata kimia yang dilakukan Suriah, presiden 71 tahun itu memutuskan tinggal di AS.

Presiden bakal mengawasi respon AS di Suriah, serta memantau perkembangan yang ada di seluruh dunia," kata Sanders.

Sebagai gantinya, Wakil Presiden Mike Pence yang bakal menggantikan Trump menghadiri pertemuan di Peru, dan dilanjutkan kunjungan ke Kolombia.

Sebelumnya, Trump menjanjikan bakal memberikan respon "paling kuat" terhadap rezim Bashar al-Assad, yang dituduh menggunakan gas beracun jenis klorin serta sarin.

Akibat pemakaian gas beracun tersebut, petugas kemanusiaan menyebut, tercatat setidaknya 40 orang meninggal di Douma, Ghouta Timur.

Dalam pertemuan kabinet Senin (9/4/2018), Trump menyatakan telah menyiapkan sejumlah opsi militer. "Kami bakal beri tahu Anda secepatnya," katanya saat itu kepada wartawan.

Baca juga : China Tegaskan Tak Dukung Aksi Militer di Suriah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X