Kompas.com - 10/04/2018, 20:32 WIB

TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengomentari video viral di mana seorang sniper (penembak runduk) menembak seorang warga Palestina.

Diwartakan Times of Israel Selasa (10/4/2018), Lieberman memuji sniper yang dilaporkan melakukan aksinya di Jalur Gaza pada Desember 2017 tersebut.

"Dia layak mendapat medali," kata Lieberman di hadapan awak media. "Adapun tentara yang merekam kejadian itu layak dihadapkan pada mahkamah militer," tegasnya.

Lieberman kemudian mengomentari ekspresi girang yang terdengar ketika tentara itu menembak warga Palestina yang berdiri di perbatasan tersebut.

Mantan Menteri Luar Negeri itu berkoar, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) merupakan pasukan paling bermoral di dunia.

Baca juga : Beredar Video Sniper Israel Tembak Warga Palestina Sambil Kegirangan

"Namun, ketika mereka dihadapkan pada situasi genting seperti itu, kadang Anda perlu melepas ketegangan," kata Lieberman.

Sementara itu, IDF menyatakan kalau warga Palestina itu tertembak di kakinya. Tembakan itu terpaksa dilakukan karena demonstran tidak menggubris peringatan Israel.

"Video itu hanya menampilkan secara pendek respon kami terhadap kerusuhan di mana terdapat usaha sabotase keamanan perbatasan, dan pelemparan batu," tutur IDF.

Sedangkan bagi perekam video itu, IDF mengonfirmasi kalau dia bukan berasal dari unit yang melepas tembakan.

Sebelumnya, sejak Senin (9/4/2018) beredar video yang memperlihatkan aksi di depan pagar perbatasan Israel dan Palestina.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Kompilasi Stand Up Babe Cabita, Ah Sudahlaahhh~
Kompilasi Stand Up Babe Cabita, Ah...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.