Nigeria Bebaskan 149 Wanita dan Anak-anak yang Diculik Boko Haram

Kompas.com - 09/04/2018, 11:57 WIB
Seorang gadis yang dibebaskan oleh Boko Haram berjalan dengan ayahnya (kiri) di Dapchi, Nigeria, rabu (21/3/2018). (AFP) Seorang gadis yang dibebaskan oleh Boko Haram berjalan dengan ayahnya (kiri) di Dapchi, Nigeria, rabu (21/3/2018). (AFP)

ABUJA, KOMPAS.com - Militer Nigeria menyelamatkan 149 perempuan dan anak-anak yang diculik kelompok pemberontak bersenjata Boko Haram di sebelah tenggara negara itu.

Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (8/4/2018), juru bicara militer Onyema Nwachuku mengatakan, korban penculikan yang dibebaskan terdiri dari 54 perempuan dan 95 anak-anak.

"Tawanan yang diselamatkan menjalani perawatan medis," katanya.

Penyelamatan itu dilakukan ketika serangan di persembunyian Boko Haram dilakukan di wilayah Yerimari Kura, Sabtu (7/4/2018).

Baca juga : Boko Haram Serang Pangkalan Militer Nigeria, 20 Orang Dilaporkan Tewas

Serangan militer tersebut menewaskan tiga orang anggota Boko Haram dan menangkap lima lainnya yang dicurigai terkait dengan kelompok pemeberontak tersebut.

Pernyataan Nwachuku tidak merinci kapan perempuan dan anak-anak itu telah diculik.

Pada Maret lalu, serangan Boko Haram di kota Ranna membuat dua orang pekerja bantuan tewas. Selain itu, seorang dokter dan 8 tentara juga kehilangan nyawa.

Pada Februari lalu, pasukan Nigeria dan Kamerun membebaskan 1.130 penduduk sipil yang diculik oleh kelompok tersebut di wilayah Lake Chad.

Kemudian, anggota kelompok Boko Haram juga menyerang sebuah sekolah di negara bagian Yobe dan menculik lebih dari 110 murid perempuan. Sebulan berselang, pemerintah menyatakan sebanyak 101 murid telah dibebaskan.

Baca juga : 101 Korban Penculikan Boko Haram Dibebaskan

Boko Haram pernah menjadi sorotan internasional setelah para anggotanya menculik 276 murid sekolah di Chibok pada April 2014.

Sebagian gadis itu diperdaya untuk dinikahi oleh para penculiknya, atau dikirim sebagai pengebom bunuh diri perempuan.

Hingga kini masih terdapat 100 gadis yang belum dibebaskan dan lokasi mereka juga belum diketahui.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.