Pria di Jerman Tabrak Kerumunan Orang Pakai Mobil, Lalu Bunuh Diri

Kompas.com - 08/04/2018, 17:06 WIB
Tim Layanan darurat terlihat di tempat kejadian setelah seorang pria mengendarai mobil dan menabrak pejalan kaki di Muenster, Jerman, Sabtu (7/4/2018). (AFP/Patrik Stollarz) Tim Layanan darurat terlihat di tempat kejadian setelah seorang pria mengendarai mobil dan menabrak pejalan kaki di Muenster, Jerman, Sabtu (7/4/2018). (AFP/Patrik Stollarz)

MUNSTER, KOMPAS.com - Seorang pria menabrakkan mobilnya  ke kerumunan orang di luar restoran populer di kota Munster, Jerman, kemudian bunuh diri di lokasi kejadian, pada Sabtu (7/4/2018).

Deutsche Welle mewartakan, pelaku merupakan warga Jerman berusia 48 tahun. Sebanyak tiga orang tewas, termasuk pelaku, dan 20 cedera dalam insiden tersebut.

Menurut polisi, pria Jerman 48 tahun yang melakukan serangan, melakukan bunuh diri segera setelah menabrakkan kendaraannya ke kerumunan orang.

Dua korban tewas adalah seorang perempuan dari Lüneburg, dan seorang pria dari daerah Borken. Menurut laporan kantor berita, warga yang cedera berat dirawat di rumah sakit dan kondisinya belum membaik.

Baca juga : Pengadilan Jerman Bebaskan Mantan Pemimpin Catalonia

Menteri Dalam Negeri negara bagian Nordrhein Westfalen, Herbert Reul menyatakan, menurut hasil penyelidikan sejauh ini menunjukkan serangan tersebut tidak terkait terorisme.

"Sejauh ini tidak ada petunjuk bahwa serangan berlatar belakang akse terorisme," katanya.

Hingga kini, aparat berwenang masih melakukan penyelidikan ke berbagai arah untuk mencari petunjuk motif serangan tersebut.

Sampai sekarang belum jelas, apakah pria itu bertindak sendirian, atau mendapat bantuan orang lain. Menurut polisi, ada informasi yang menyatakan dua orang keluar dari kendaraan itu dan melarikan diri. Namun, laporan itu masih harus diverifikasi.

Polisi juga sedang menyelidiki sebuah benda mencurigakan, yang ditemukan di dalam kendaraan. Timbul dugaan, mobil tersebut mengangkut bahan peledak.

Sementara, tempat tinggal pelaku serangan juga sedang diselidiki. Polisi juga meminta warga untuk meninggalkan kawasan sekitar tempat kejadian, dan menutup lokasi.

Menurut harian Jerman Süddeutsche Zeitung  dan media Jerman NDR serta WDR, pelaku serangan diketahui mengalami gangguan jiwa. Media Jerman tersebut melaporkan tidak ada motif serangan teror dibalik peristiwa ini.

Baca juga : Ibu dan Anak di Jerman Tewas, Diduga Diserang Anjing Peliharaan

Menurut televisi Jerman ZDF, pria itu sebelumnya sudah pernah melakukan upaya bunuh diri, dan sejumlah media lainnya melaporkan, pria itu itu disebut memiliki "karakter aneh" oleh para tetangganya.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan terkejut dengan peristiwa tersebut, dan berjanji akan mengadakan penyelidikan sebaik mungkin untuk mengungkap latar belakangnya.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyampaikan turut berduka cita kepada anggota keluarga korban, dan menyebut insiden sebagai peristiwa mengerikan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X