Kompas.com - 08/04/2018, 15:10 WIB

XINYI, KOMPAS.com - Impian memiliki rumah nampaknya tidak dapat terwujud bagi seorang pria di China. Rumah yang dibangunnya kini dihancurkan oleh pihak berwenang.

Pasalnya, dia membangun rumah dengan luas bangunan 100 meter persegi di atas tanah seluas 10 meter persegi di wilayah Xinyi, Maoming, provinsi Guangdong.

Dilansir dari South China Morning Post, Minggu (8/4/2018), sang pemilik yang tidak disebutkan identitasnya secara kreatif telah mendesain rumah dengan empat lantai itu.

Namun, pejabat setempat tidak terkesan dengan bangunan mungil tapi tinggi itu. Pada pekan lalu, bangunan tersebut dihancurkan dengan alat berat.

Baca juga : Di China, Taksi Diubah Jadi Toko Kelontong Berjalan

Kepala perumahan dan biro konstruksi setempat, Wen Shaobing, mengatakan, struktur bangunan itu ilegal sehingga berisiko terhadap keselamatan.

"Ada masalah kualitas dan risiko keamanan. Tindakan kami berdasarkan hukum yang berlaku," katanya.

Pemilik mengklaim, rumah dibangun setelah berkonsultasi dengan seorang ahli.

"Seorang ahli menyatakan, rumah kami dapat mendukung hingga lima sampai enam lantai tanpa masalah," ujar pria itu.

Fondasi digali sangat dalam, sementara beton dan batu bata dipastikan memperkuat struktur bangunan itu.

Lantai atas yang berbentuk kotak menyudut untuk memaksimalkan keseimbangan, seperti layaknya mainan blok bangunan anak-anak.

Baca juga : Mal di China Ini Tawarkan Layanan Pacar Sewaan

Terlepas dari kreativitasnya, pemerintah setempat menyatakan pemilik rumah belum dapat persetujuan desain dan pada tahun lalu telah diminta untuk menghentikan pembangunannya.

Warganet justru memuji desain rumah mengingat harga properti di China kian melonjak.

"Rumah itu terlihat lebih baik daripada kebanyakan bangunan di negara kami," tulis seorang pengguna aplikasi Weibo.

"Tanah sudah sangat mahal, bahkan di daerah pedesaan, makin sulit untuk menemukan lahan untuk membangun rumah sendiri," tulis yang lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.