Kompas.com - 08/04/2018, 14:13 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Warga Palestina di Jalur Gaza pada Sabtu (7/4/2018) berbondong-bondong mengubur rekan mereka yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di perbatasan Gaza.

Seorang di antara korban tewas merupakan jurnalis. Ribuan pengunjuk rasa mendekati pagar perbatasan di sekitar Gaza pada Jumat (6/4/2018) untuk kedua kalinya.

Mereka membakar ban dan melemparkan batu ke pasukan Israel, yang dibalas dengan peluncuran gas air mata dan peluru tajam.

Selain 9 korban tewas, sebanyak 491 orang terluka terkena tembakan pasukan Israel.

AFP mewartakan, ada sekitar 20.000 pengunjuk rasa dan berupaya untuk melanggar daerah perbatasan.

Baca juga : Bersiap Demo Jumat, Rumah Sakit Gaza Paksa Pulangkan Pasien

Jurnalis yang menjadi korban tewas adalah seorang fotografer dari media Ain, bernama Yasser Murtaja (30). Dia meninggal akibat sejumlah luka tembakan yang mengenai dirinya.

Saksi menyatakan, Murtaja berada di bagian depan unjuk rasa di Gaza sebelah selatan. Saat ditangani media, Murtaja masih mengenakan rompi pers.

"Targetnya sangat jelas, jurnalis," kata saudaranya, Motazem, yang juga berprofesi sebagai wartawan.

Namun, tentara Israel mengelak bahwa pihaknya sengaja menargetkan wartawan.

Jenazah Murtaja dibawa ke rumahnya di Gaza City pada Sabtu pagi. Puluhan jurnalis lainnya tak kuasa menahan air mata saat mengetahui salah satu rekannya tewas.

Halaman:
Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.