Media Korut Sebut Mantan Presiden Korea Selatan sebagai Pengkhianat

Kompas.com - 07/04/2018, 23:14 WIB
Park Geun-hye AFPPark Geun-hye

PYONGYANG, KOMPAS.com - Mantan presiden Korea Selatan Park Geun-hye dijatuhi hukuman 24 tahun penjara setelah terbukti bersalah dalam kasus suap dan penyalahgunaan kekuasaan.

Kabar vonis terhadap mantan presiden Korsel itu pun sampai ke media di negara tetangga, Korea Utara.

Dilansir dari SCMP, kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, memberitakan kabar tersebut sehari usai pembacaan vonis dengan menyebut sang mantan presiden sebagai " pengkhianat".

Baca juga: Pengadilan Putuskan Mantan Presiden Korsel Bersalah dalam Kasus Suap

Hubungan antara kedua negara Korea selama Park menjabat presiden Korsel memang bisa disebut sangat buruk, dengan putri dari mantan presiden Park Chung-hee itu selalu menentang keras program persenjataan nuklir dan uji coba misil yang dilancarkan selama 2016.

Sebaliknya, media Korea Utara selama bertahun-tahun selalu menggunakan bahasa yang kasar untuk mengkritik Park. Bahkan, mantan presiden itu sempat disebut "pelacur" untuk AS dan "iblis pembunuh" oleh media Pyongyang.

Pada Juni 2017 lalu, Korea Utara mengancam bakal mengeksekusi Park bersama kepala mata-matanya karena dituduh telah merencanakan pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi mereka.

Tuduhan yang langsung dibantah tegas oleh Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan pada waktu itu.

Setelah gencar diberitakan terlibat korupsi dan menerima suap, Park didesak untuk mundur. Jutaan warga Korsel turun ke jalan dan menekan parlemen untuk memecat Park.

Baca juga: Media Korut: Kim Jong Un Terharu karena Konser Girlband Korsel

Hingga pada akhirnya Desember 2016, Park resmi diturunkan dari jabatan presiden dan ditahan pada Maret tahun lalu.

Selama berlangsungnya persidangan, Park hampir tidak pernah hadir di pengadilan dengan menyebut penahanannya sebagai bentuk balas dendam politik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X