Kompas.com - 06/04/2018, 20:57 WIB
|

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia dikabarkan memecat 11 orang jenderal hanya beberapa pekan setelah terpilih kembali untuk keempat kalinya menjadi presiden.

Putin disebut memecet sejumlah jenderal dari kementerian dalam negeri, badan pengelola lembaga pemasyarakatan, serta dari kementerian urusan darurat.

Di antara yang dipecat terdapat nama kepala departemen investigasi untuk wilayah Krasnoryarsk, Letnan Jenderal Igor Napalkov.

Informasi pemecatan ini juga dimuat di dalam situs resmi Kremlin tetapi alasan pemecatan para jenderal itu tidak disebutkan.

Baca juga : Vladimir Putin: Dari Perwira Rendahan hingga Penguasa Rusia

Menurutu sejumlah media Rusia, situs resmi Kremlin juga memuat nama-nama pejabat baru yang menggantikan para jenderal yang dipecat itu.

Putin kini sedang memasuki masa jabatan enam tahun yang baru sehingga bisa membuat dia menjadi pemimpin Rusia dengan masa jabatan terlama sejak diktator Uni Soviet Josef Stalin.

Putin sudah menjadi presiden atau perdana menteri sejak 1999 dan dia kini akan menjabat hingga 2024 yang menurut undang-undang rusia adalah masa jabatan terakhirnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.