Trump: 4.000 Pasukan AS Bakal Ditempatkan di Perbatasan Meksiko

Kompas.com - 06/04/2018, 16:49 WIB
Donald Trump berbicara mengenai reformasi panjak di St Charles Convetion Center pada Rabu (29/11/2017), di Missouri, Amerika Serikat. (AFP/Whitney Curtis)
Donald Trump berbicara mengenai reformasi panjak di St Charles Convetion Center pada Rabu (29/11/2017), di Missouri, Amerika Serikat. (AFP/Whitney Curtis)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump kembali menegaskan komitmennya untuk mengirim militer ke perbatasan AS-Meksiko.

Diwartakan The Independent Kamis (5/4/2018), Trump memberikan estimasi berapa jumlah serdadu yang bakal dikerahkannya ke perbatasan dengan Meksiko.

"Antara 2.000 sampai 4.000 orang. Mungkin, kami bisa menambah jumlah tersebut hingga tembok selesai dibangun," kata Trump selepas sebuah acara di Virginia Barat.

Pernyataan Trump keluar setelah dia dilaporkan telah menandatangani memo untuk mengerahkan Garda Nasional guna melindungi perbatasan pada Rabu (4/4/2018).

Dalam memo tersebut, Trump meminta kepada Menteri pertahanan Jim Mattis untuk mengajukan permohonan pengerahan Garda Nasional.

Baca juga : Halau Rombongan Migran, Trump Sanjung Pemerintah Meksiko

Nantinya, Kementerian Keamanan Dalam Negeri bakal membantu mengarahkan, dan melatih Garda Nasional apa saja yang harus mereka lakukan untuk menjaga perbatasan.

"Saat ini, keamanan AS sedang terancam setelah aktivitas ilegal di perbatasan selatan meningkat drastis," kata Trump dalam memo tersebut.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielen berujar, ini merupakan waktu yang tepat bagi Washington untuk bertindak.

"Kami berharap penempatan pasukan bakal dimulai secepatnya. Kami bekerja secepat yang kami bisa," papar Nielsen.

Trump melanjutkan, pasukan AS bakal berada di sana hingga nantinya pembangunan tembok perbatasan selesai dilakukan.

"Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun tembok perbatasan, saat ini kami tengah mengkajinya," kata presiden berusia 71 tahun itu.

Dari anggaran yang diterimanya pada Maret lalu, Trump menerima 1,6 miliar dolar AS, sekitar Rp 22 triliun, untuk keamanan perbatasan.

The Independent melaporkan, dari anggaran tersebut, tidak diketahui berapa yang digunakan untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.

Baca juga : Trump Setuju Pasukan AS Bertahan di Suriah, tapi...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X