Kompas.com - 06/04/2018, 13:52 WIB
|

SEOUL, KOMPAS.com - Pengadilan di Seoul, Korea Selatan, Jumat (6/5/2018), memtuskan mantan presiden Park Geun-hye terbukti menyalahgunakan wewenang dan menerima suap saat menjabat.

Park (66) menghadapi 18 dakwaan termasuk menerima suap, menyalahgunakan wewenang, hingga membocorkan rahasia negara.

Jika semua dakwaan itu terbukti maka Park terancam hukuman penjara maksimal 30 tahun.

Kantor berita Yonhap mengabarkan, Park tidak hadir dalam sidang vonis tersebut.

Baca juga : Di Balik Kisah MK Korea Selatan Makzulkan Presiden Park Geun-hye

Park sudah ditahan lebih dari satu tahun tetapi dia kerap menolak hadir di sebagian besar persidangan.

Pada Desember 2016, perlemen Korea Selatan secara bulat memilih untuk memakzulkan Park.

Namun, saat itu Park menolak mundur dan hanya menawarkan permintaan maaf serta membantah telah melakukan kesalahan.

Tiga bulan kemudian, delapan anggota Mahkamah Konstitusi Korsel secara bulat memutuskan Park harus diturunkan dari jabatannya.

Setelah dicopot dari jabatannya, tak lama kemudian Park dijerat sejumlah dakwaan hukum dan kemudian ditahan.

Park adalah putri mantan presiden Park Chung-hee yang berkuasa pada 1961 dan tewas dibunuh delapan tahun kemudian.

Baca juga : Mantan Presiden Korsel, Park Geun-hye, Ditangkap dan Ditahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Al Jazeera
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.