PM Najib Dikabarkan Bakal Bubarkan Parlemen Malaysia Jumat Ini

Kompas.com - 04/04/2018, 20:00 WIB
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (tengah) saat kongres tahunan United Malays National Organisation (UMNO) di Kuala Lumpur 7 Desember 2017. AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANAPerdana Menteri Malaysia Najib Razak (tengah) saat kongres tahunan United Malays National Organisation (UMNO) di Kuala Lumpur 7 Desember 2017.


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Rajak diberitakan akan membubarkan Parlemen Malaysia atau Dewan Rakyat pada Jumat pekan ini (6/4/2018).

Seperti diberitakan The Star Online Selasa (3/4/2018), pembubaran ini akan membuka jalan untuk menggelar pemilihan umum. Pemilu Malaysia diperkirakan akan digelar antara 5 atau 12 Mei mendatang.

Parlemen akan mengakhiri sesi sidang Kamis (5/4/2018). Barisan Nasional (BN), partai berkuasa pimpinan Najib akan mengumumkan manifesto pemilu Sabtu (7/4/2018).

“Kami bakal meluncurkan manifesto setelah pembubaran parlemen”, ucap Abdul Rahman Dahlan, Menteri Urusan Perencanaan Ekonomi.

Najib akan meminta Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Muhammad V sebagai kepala negara untuk membubarkan parlemen secara resmi. Komisi Pemilihan Umum kemudian akan mengumumkan tanggal pemilu.

Baca juga : Pecahkan Rekor Medali Sea Games, PM Najib Umumkan Libur Nasional

Pemilu kali ini diprediksi akan menjadi yang tersengit dan terpanas dalam sejarah Malaysia.

Sebab, Najib akan menghadapi langsung tantangan tidak terduga dari mentor politiknya, sekaligus mantan Perdana Nenteri Mahathir Mohamad.

Mahathir, yang berkuasa selama 22 tahun, saat ini memimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan dan akan menjabat kembali sebagai PM jika oposisi meraih kemenangan.

Barisan Nasional sendiri sudah berkuasa sejak kemerdekaan Malaysia di tahun 1957 dan difavoritkan akan melanjutkan kekuasaannya.

Walau popularitas Najib anjlok akibat penerapan pajak barang dan jasa serta meningkatnya ongkos hidup di negeri jiran, dukungan dari pemilih Melayu terutama di daerah pedesaan masih kuat untuk mengamankan kemenangan BN.

Selain itu, rezim Najib yang diduga mengubah peta daerah pemilihan atau konstituen Malaysia sehingga menguntungkan BN diyakini akan mempersulit peluang oposisi untuk menyudahi 61 tahun kekuasaan BN.

Peta konstituen Malaysia menurut kubu oposisi tidaklah adil dan merugikan mereka. Di pemilu 2013, walau hanya meraih suara nasional 47 persen, BN mampu memenangkan 60 persen kursi parlemen.

Mahathir yang saat ini berusia 92 tahun, mengejutkan publik Malaysia ketika mengumumkan bakal kembali ke kancah politik.

Mahathir berubah menjadi pengkritik paling pedas Najib setelah skandal korupsi perusahaan pengelola dana investasi negara 1MDB menyeruak.

Berang dengan Najib, Mahathir memutuskan untuk kembali turun gunung. Dia keluar dari Partai UMNO yang pernah dipimpinnya, dan memutuskan membentuk partai baru, Partai Bersatu untuk mendongkel Najib dari jabatannya.

Yang paling tidak terduga adalah Mahathir juga memutuskan untuk berdamai dengan musuh bebuyutannya, Anwar Ibrahim, mantan wakil perdana menteri yang menjabat bersamanya.

Adalah Mahathir yang melesatkan, dan juga menyudahi karir politik Anwar yang cemerlang, dengan memecatnya di 1998 karena tersangkut tuduhan sodomi.

Padahal, ketika itu, Mahathir telah mengeluk-elukan Anwar sebagai calon penerusnya. Anwar kemudian menghabiskan enam tahun di penjara akibat tuduhan sodomi tersebut.

Kali ini Anwar, pemimpin de facto oposisi yang masih mendekam di penjara akibat tuduhan sodomi kedua, merestui koalisi jilid dua dengan Mahathir.

Mahathir telah berjanji akan menyerahkan kekuasaan ke Anwar setelah bebas dari penjara, dan mendapatkan grasi dari Raja Malaysia.

Baca juga : Di Tengah Dugaan Skandal 1MDB, Trump Undang Najib Razak ke AS



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X