Kompas.com - 04/04/2018, 20:00 WIB


KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Rajak diberitakan akan membubarkan Parlemen Malaysia atau Dewan Rakyat pada Jumat pekan ini (6/4/2018).

Seperti diberitakan The Star Online Selasa (3/4/2018), pembubaran ini akan membuka jalan untuk menggelar pemilihan umum. Pemilu Malaysia diperkirakan akan digelar antara 5 atau 12 Mei mendatang.

Parlemen akan mengakhiri sesi sidang Kamis (5/4/2018). Barisan Nasional (BN), partai berkuasa pimpinan Najib akan mengumumkan manifesto pemilu Sabtu (7/4/2018).

“Kami bakal meluncurkan manifesto setelah pembubaran parlemen”, ucap Abdul Rahman Dahlan, Menteri Urusan Perencanaan Ekonomi.

Najib akan meminta Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Muhammad V sebagai kepala negara untuk membubarkan parlemen secara resmi. Komisi Pemilihan Umum kemudian akan mengumumkan tanggal pemilu.

Baca juga : Pecahkan Rekor Medali Sea Games, PM Najib Umumkan Libur Nasional

Pemilu kali ini diprediksi akan menjadi yang tersengit dan terpanas dalam sejarah Malaysia.

Sebab, Najib akan menghadapi langsung tantangan tidak terduga dari mentor politiknya, sekaligus mantan Perdana Nenteri Mahathir Mohamad.

Mahathir, yang berkuasa selama 22 tahun, saat ini memimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan dan akan menjabat kembali sebagai PM jika oposisi meraih kemenangan.

Barisan Nasional sendiri sudah berkuasa sejak kemerdekaan Malaysia di tahun 1957 dan difavoritkan akan melanjutkan kekuasaannya.

Walau popularitas Najib anjlok akibat penerapan pajak barang dan jasa serta meningkatnya ongkos hidup di negeri jiran, dukungan dari pemilih Melayu terutama di daerah pedesaan masih kuat untuk mengamankan kemenangan BN.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.