Kompas.com - 03/04/2018, 21:29 WIB
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan. Di belakangnya berdiri Wakil Presiden AS Mike Pence (kiri) dan Ketua DPR AS Paul Ryan (kanan) bertepuk tangan di majelis Dewan Perwakilan AS di Washington DC, pada Selasa (30/1/2018). (Win McNamee/POOL/AFP) Win McNameePresiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan. Di belakangnya berdiri Wakil Presiden AS Mike Pence (kiri) dan Ketua DPR AS Paul Ryan (kanan) bertepuk tangan di majelis Dewan Perwakilan AS di Washington DC, pada Selasa (30/1/2018). (Win McNamee/POOL/AFP)

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia menyatakan, mereka menyambut baik rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Keterangan itu dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, dilansir oleh TASS via Radio Free Europe Selasa (3/4/2018).

Sebelumnya, Trump mengatakan bakal memulangkan sekitar 2.000 serdadu AS yang masih bertahan di Suriah ketika berpidato di Ohio pekan lalu (29/3/2018).

Dalam penjelasannya, para tentara Negeri "Paman Sam" sudah tidak lagi diperlukan pengabdiannya di Suriah mengingat kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah dikalahkan.

"Kami akan pergi dari Suriah secepatnya. Biarkan orang lain yang mengurus sisanya," kata Trump saat itu.

Baca juga : Trump: Pasukan AS Bakal Ditarik dari Suriah Secepatnya

Lavrov mengatakan, Rusia melihat bahwa pasukan AS sudah terlalu lama bercokol di kawasan timur Sungai Eufrat.

"Statemen Trump membuktikan bahwa dia berkomitmen memenuhi janji AS. Yakni menarik pasukannya jika ISIS telah dikalahkan," tutur Lavrov.

Adapun dikabarkan The National, Trump bakal mendiskusikan rencana tersebut dengan tim penasihat keamanannya.

Seorang sumber di Kementerian Luar Negeri menjelaskan, kepastian kapan pasukan AS ditarik tergantung apakah ISIS benar-benar sudah habis di Suriah.

"Presiden sudah menegaskan, keberadaan kami di Suriah adalah untuk mengalahkan ISIS. Kelompok itu merupakan prioritas utama kami," ujar sumber tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X