Kompas.com - 03/04/2018, 15:28 WIB
Inilah jus tebu bercampur air kotor yang ditemukan oleh petugas kota Shenzhen, China, pada 26 Maret lalu. CCTV via South China Morning PostInilah jus tebu bercampur air kotor yang ditemukan oleh petugas kota Shenzhen, China, pada 26 Maret lalu.

SHENZHEN, KOMPAS.com - Petugas sebuah kota di kawasan selatan China dilaporkan menangkap perempuan yang menjual jus tebu.

Dilaporkan oleh Shenzhen Television via South China Morning Post Selasa (3/4/2018), penjual itu ditangkap dikarenakan menjual jus tebu yang dicampur air kotor.

Awalnya, perempuan yang tidak disebutkan identitasnya tersebut diketahui sering menjual jus tebu di kota Shenzhen, menggunakan kendaraan roda tiga.

Penjual itu mengklaim, dari sebatang tebu miliknya, dia bisa menghasilkan lima gelas jus yang "segar dan alamiah".

Dia menjual jus tersebut 8 yuan, sekitar Rp 17.500 per gelas. Sebuah harga yang dilaporkan murah untuk ukuran kota Shenzhen.

Baca juga : Bocah di China Jebol Pintu Lift dengan Sentuhan Kakinya

Pada Senin pekan lalu (26/3/2018), penjual itu diberhentikan oleh petugas kota yang tengah melakukan pemeriksaan vendor makanan dan minuman.

Petugas pemeriksaan terkejut ketika memeriksa bagian bawah mesin pembuat jus wanita tersebut.

Mereka menemukan sebuah ruangan yang ditutup kayu, dan berisi 20 liter air berwarna kuning bercampur gula, dengan beberapa ekor cacing mati ditemukan di dalamnya.

Sebuah pipa plastik menghubungkan ruangan tersebut dengan mesin pembuat jus penjual tersebut.

Jadi, ketika dia membuat jus tebu, perempuan tersebut bisa mencampur cairan kuning tersebut dengan sari tebu asli.

Terbongkarnya fakta bahwa jus tebu tersebut abal-abal membuat pelanggan, yang sudah membeli jus perempuan itu, langsung membuangnya.

"Selama bertahun-tahun, wanita ini sudah menjual jus ini ke anak-anak kami," kata seorang petugas yang menolak identitasnya diketahui tersebut.

"Air itu sangat kotor. Bahkan lebih kotor dari air keran,' kata seorang warga yang melihat pemeriksaan tersebut.

Baca juga : Pembunuh Berantai Berjuluk Jack The Ripper-nya China Divonis Mati



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X